WELCOME TO BLOG WELCOME TO BLOGWELCOME TO BLOG WELCOME TO BLOG

Kamis, 26 Maret 2020

RENUNGAN



TINGGAL DI YERUSALEM

Kisah Para Rasul 1:12-14 (TB)

Maka kembalilah rasul-rasul itu ke Yerusalem dari bukit yang disebut Bukit Zaitun, yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya dari Yerusalem.
    Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus. 
    Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.

Mengapa rasul- rasul tersebut kembali ke Yerusalem, sedangkan sebagian besar dari mereka berasal dari Galilea ?

Baca Kisah Para Rasul 1:4
Rasul-rasul tersebut tetap tinggal di Yerusalem sebagai wujud nyata kesetiaan mereka kepada Yesus, ketika mereka dalam ketaatan mereka menerima janji Bapa yaitu menerima Roh Kudus. Ketika kita taat maka kita akan dipakai Tuhan secara luar biasa karena ketika Roh Kudus turun atas kita maka kita akan menjadi saksi.

Mengapa Yesus menyuruh mereka tetap tinggal di Yerusalem ?

Baca Yohanes 21:2-3

Ketika mereka merasa kehilangan Yesus, mereka kembali ke aktifitas lama mereka sebagai penjala ikan, sedangkan mereka di panggil Tuhan sebagai penjala manusia.
Dari hal ini kita belajar bahwa ketika kita sudah dalam kebenaran jangan pernah kembali hidup di dalam ketidakbenaran

Mengapa Yerusalem  kota pilihan ?

- Yerusalem berasal dari dua kata yaitu Yeru yang artinya adalah kota, dan Shalom yang artinya damai sejahtera, damai sejahtera adalah salah satu dari Sifat Allah. Jadi ketika kita mengharapkan janji Tuhan, kita menantikannya di dalam pengucapan syukur walau banyak rintangan yang menghalangi kita., dan kita diharuskan berdamai dengan semua orang, walau kadang kita dirugikan.

- Yerusalem merupakan tempat berdirinya Bait Allah,  jadi Yerusalem merupakan gambaran hadirat dan kekudusan Allah, berarti kita di ajarkan untuk tetap tinggal dalam hadirat Allah dan di dalam kekudusan.

Apa yang dinantikan rasul-rasul saat itu ?
Pribadi Roh Kudus. Bagaimana dengan kita, apa yang kita nantikan ?
Kedatangan Yesus yang ke dua kali.
Apa yang harus kita lakukan saat di masa penantian ? sama seperti rasul-rasul tetap tinggal di Yerusalem dalam arti rohani yaitu :

- Bersyukur dalam segala keadaan.
- Berdamai dengan semua orang.
- Tetap dalam hadirat Tuhan.
- Jaga kekudusan.

MY YOUTUBE


Rabu, 04 Maret 2020

RENUNGAN

Kisah Para Rasul 1:8
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."


Kuasa adalah wewenang atau kepercayaan yang diberikan kepada seseorang.

Yohanes 5:27  Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.) Kalau diterjemahkan bebas maka menjadi, Allah Bapa telah memberi wewenang atau kepercayaan kepada Yesus untuk menghakimi karena Yesus adalah Anak Manusia.

Ketika kita membiarkan Roh Kudus secara bebas turun atas hidup kita,  bahkan terus memenuhi hidup kita, maka secara otomatis, kita ada dalam wewenang atau kepercayaan dari Bapa. Berarti Kuasa adalah sebuah anugerah ataupun kado terindah atas hidup kita orang percaya.

Kehidupan Petrus sebelum dan sesudah turunnya Roh Kudus sungguh jauh berbeda, dan di mana letak perbedaannya ?
  • Sebelum turunnya Roh Kudus Imannya Petrus mudah goyah.
  1. Matius 14:28-30 (Peristiwa Petrus tenggelam  akibat rasa takut).
  2. Matius 26:69-74 ( Peristiwa Penyangkalan Petrus ).
  • Sesudah turunnya Roh Kudus,. Petrus memiliki Iman yang luar biasa.
  1.  Kisah Para Rasul 2:40-41  ( Petrus berani bersaksi yang berdampak pada pertobatan 3000 orang )
  2. Kisah Para Rasul 3:2-7 ( Petrus berani mendemontrasi Kuasa nama Yesus  di depan umum ).
Kata menjadi berarti memposisikan diri terhadap suatu perkara atau tindakan, sedangkan saksi  adalah orang yang mengalami atau menyaksikan suatu peristiwa. Berarti menjadi saksi adalah memposisikan diri menjadi suatu kesaksian karena memiliki pengalaman dengan Tuhan, berarti ketika kita mau jadi saksi, terlebih dahulu kita harus mengalami kemurahan Tuhan dan menyaksikan perkara-perkara ajaib dari Tuhan.

Menjadi saksi  ada 3 hal yaitu ;

1. Menghidupi Firman seperti keteladanan Yesus
  • Matius 5:13-16 ( Menjadi garam dan terang dunia )
  • 1 Korintus 9:27  ( Melatih tubuh rohani dan menguasainya seluruhnya )
2. Menceritakan pribadi Yesus bukan prestasi diri.

Mengapa Yesus yang diberitakan bukan prestasi diri ?

Ketika Yesus diberitakan maka Bapa dimuliakan di dalam hidup kita, sedangkan prestasi diri hanya membawa kepada kebanggan diri, sehingga ketika bersaksi tentang apa yang telah kita lakukan untuk Tuhan perlu memeriksa hati dan maksud dari tujuan pemberitaan.

Matius 28:19-20
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Langkah-Langkah menceritakan Pribadi Yesus diantaranya adalah :
  • Menjadikan seseorang menjadi Murid Yesus.
Seseorang tergolong Murid ketika memiliki motivasi yang benar dalam mendekatkan diri dengan Tuhan, bukan sekedar supaya diberkati. Itu berarti kita tidak hanya menceritakan tentang berkat, tapi juga menceritakan bagaimana hidup yang berkenan sesuai dengan ajaran Yesus.
  • Memberi pengajaran.
Untuk mengajarkan seseorang kita harus cakap mengajar.

2 Timotius 2:2 Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.

Supaya kita cakap mengajar kita harus terus diisi dengan Firman. Orang yang terus diisi dengan Firman otomatis akan fasih berbicara tentang Firman.

3. Mendemonstrasikan Kuasa Tuhan

Kita di lengkapi dengan berbagai perbuatan ajaib, itu sebabnya kita diperintahkan untuk mendemonstrasikan kuasa Tuhan

Matius 10:8
Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.

Tempat Bersaksi  diantaranya adalah :

  •  Yerusalem
  • Yudea
  • Samaria
  • Ujung bumi
Jangan diterjemahkan berdasarkan letak geografis, apa bila diterjemahkan berdasarkan letak geografis maka yang dapat bersaksi hanya lah orang-orang percaya yang berada di Israel dan orang-orang percaya yang hidup dalam kelimpahan, itu sebabnya diterjemahkan berdasarkan makna atau gambaran.

1. Yerusalem

Apa itu Yerusalem ?
Yerusalem tempat berdirinya Bait Allah.

1 Korintus 6:19
Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?

Jadi Yerusalem gambaran Gereja atau Jemaat Tuhan jadi menjadi saksi di Yerusalem adalah menjadi saksi di antara orang percaya.

2. Yudea

Apa itu Yudea ?

Matius 2:5-6
Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."

Berarti Yudea sama dengan Yehuda, Yehuda sendiri adalah salah satu suku di Israel. Itu berarti gambaran menjadi saksi di tengah- tengah keluarga.

3.  Samaria

Siapakah Samaria itu ?

Orang Samaria, sebenarnya mereka adalah bagian dari bangsa Yahudi, dari keturunan Efraim, tetapi orang Yahudi tidak menerima mereka sebagai orang Yahudi murni sebab di antara mereka telah terjadi kawin campur dengan bangsa lain. Akibat kawin campur gaya hidup dan keagamaan  mereka dipengaruhi bangsa lain.

Dalam hal apa saja orang Samaria dipengaruhi ?
  • Kecongkakan ( Yesaya 9:8 )
  • Rusak dan jahat ( Yehezkiel 16:46-47 )
  •  Menjadi penyembah berhala ( Amos 8:14 )
Berarti kita menjadi saksi ditengah- tengah orang- orang yang belum bertobat sekalipun mereka disebut orang Percaya.

4. Ujung bumi.

Apa itu ujung bumi ? Adakah ujung bumi berbicara tentang letak geografis suatu negara atau bangsa ? tidak ada seorang pun yang dapat menentukan ujung bumi letaknya berada di mana.

Apakah Firman Tuhan keliru ?
Apapun yang datang dari Tuhan tidak ada yang keliru, jadi apa maksudnya ujung bumi ? Ujung bumi mengarah kepada tempat- tempat dimana Injil belum diberitakan.






Senin, 02 Maret 2020

RENUNGAN


Matius 5:13-14
"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.


Kamu adalah garam dunia. Kata-kata ini akan mendorong dan menyokong mereka saat mengalami penderitaan, agar, sekalipun diperlakukan hina, mereka harus tetap menjadi berkat bagi dunia, lebih-lebih ketika sedang di tengah-tengah penderitaan. Para nabi yang ada sebelum mereka adalah garam bagi tanah Kanaan, tetapi para rasul adalah garam bagi seluruh bumi, sebab mereka harus pergi ke seluruh dunia untuk memberitakan Injil.

Garam adalah obat bagi makanan yang tawar, tetapi tidak ada obat bagi garam yang tawar. Kekristenan akan memberikan keharuman bagi manusia, tetapi bila kehidupan Kekristenan seseorang tetap datar dan bodoh, tidak penuh dengan anugerah serta tawar, maka tidak ada pengajaran atau sarana apa pun lagi yang dapat diterapkan untuk membuatnya harum kembali.

Tidak ada lagi gunanya. Apa lagi yang dapat diperbuat dengannya selain menimbulkan lebih banyak kesusahan daripada kebaikan? Orang Kristen yang tanpa anugerah adalah seperti orang yang tidak berakal. Orang yang jahat adalah makhluk yang paling buruk. Orang Kristen yang jahat adalah manusia paling buruk, sedangkan hamba Tuhan yang jahat adalah orang Kristen yang paling buruk.

Ia akan dibuang -- diusir dari jemaat dan persekutuan orang beriman, karena menjadi noda dan beban bagi mereka. Ia akan diinjak orang. Biarlah orang-orang yang telah menghina Allah dan yang telah membuat diri mereka tidak berguna lagi selain untuk diinjak-injak ini mendapat malu dan ditolak, supaya dengan demikian biarlah Allah tetap dimuliakan.

Sebagai terang dunia, mereka tampak jelas dan mencolok mata, dan banyak mata tertuju kepada mereka. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Murid-murid Kristus, terutama mereka yang berani dan bersemangat dalam pelayanan, akan menjadi luar biasa dan dipandang sebagai mercusuar.