Kisah Para Rasul 1:8
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."
Kuasa adalah wewenang atau kepercayaan yang diberikan kepada seseorang.
Yohanes 5:27 Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.) Kalau diterjemahkan bebas maka menjadi, Allah Bapa telah memberi wewenang atau kepercayaan kepada Yesus untuk menghakimi karena Yesus adalah Anak Manusia.
Ketika kita membiarkan Roh Kudus secara bebas turun atas hidup kita, bahkan terus memenuhi hidup kita, maka secara otomatis, kita ada dalam wewenang atau kepercayaan dari Bapa. Berarti Kuasa adalah sebuah anugerah ataupun kado terindah atas hidup kita orang percaya.
Kehidupan Petrus sebelum dan sesudah turunnya Roh Kudus sungguh jauh berbeda, dan di mana letak perbedaannya ?
- Sebelum turunnya Roh Kudus Imannya Petrus mudah goyah.
- Matius 14:28-30 (Peristiwa Petrus tenggelam akibat rasa takut).
- Matius 26:69-74 ( Peristiwa Penyangkalan Petrus ).
- Sesudah turunnya Roh Kudus,. Petrus memiliki Iman yang luar biasa.
- Kisah Para Rasul 2:40-41 ( Petrus berani bersaksi yang berdampak pada pertobatan 3000 orang )
- Kisah Para Rasul 3:2-7 ( Petrus berani mendemontrasi Kuasa nama Yesus di depan umum ).
Kata menjadi berarti memposisikan diri terhadap suatu perkara atau tindakan, sedangkan saksi adalah orang yang mengalami atau menyaksikan suatu peristiwa. Berarti menjadi saksi adalah memposisikan diri menjadi suatu kesaksian karena memiliki pengalaman dengan Tuhan, berarti ketika kita mau jadi saksi, terlebih dahulu kita harus mengalami kemurahan Tuhan dan menyaksikan perkara-perkara ajaib dari Tuhan.
Menjadi saksi ada 3 hal yaitu ;
1. Menghidupi Firman seperti keteladanan Yesus
- Matius 5:13-16 ( Menjadi garam dan terang dunia )
- 1 Korintus 9:27 ( Melatih tubuh rohani dan menguasainya seluruhnya )
2. Menceritakan pribadi Yesus bukan prestasi diri.
Mengapa Yesus yang diberitakan bukan prestasi diri ?
Ketika Yesus diberitakan maka Bapa dimuliakan di dalam hidup kita, sedangkan prestasi diri hanya membawa kepada kebanggan diri, sehingga ketika bersaksi tentang apa yang telah kita lakukan untuk Tuhan perlu memeriksa hati dan maksud dari tujuan pemberitaan.
Matius 28:19-20
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
Langkah-Langkah menceritakan Pribadi Yesus diantaranya adalah :
- Menjadikan seseorang menjadi Murid Yesus.
Seseorang tergolong Murid ketika memiliki motivasi yang benar dalam mendekatkan diri dengan Tuhan, bukan sekedar supaya diberkati. Itu berarti kita tidak hanya menceritakan tentang berkat, tapi juga menceritakan bagaimana hidup yang berkenan sesuai dengan ajaran Yesus.
Untuk mengajarkan seseorang kita harus cakap mengajar.
2 Timotius 2:2 Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.
Supaya kita cakap mengajar kita harus terus diisi dengan Firman. Orang yang terus diisi dengan Firman otomatis akan fasih berbicara tentang Firman.
3. Mendemonstrasikan Kuasa Tuhan
Kita di lengkapi dengan berbagai perbuatan ajaib, itu sebabnya kita diperintahkan untuk mendemonstrasikan kuasa Tuhan
Matius 10:8
Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
Tempat Bersaksi diantaranya adalah :
- Yerusalem
- Yudea
- Samaria
- Ujung bumi
Jangan diterjemahkan berdasarkan letak geografis, apa bila diterjemahkan berdasarkan letak geografis maka yang dapat bersaksi hanya lah orang-orang percaya yang berada di Israel dan orang-orang percaya yang hidup dalam kelimpahan, itu sebabnya diterjemahkan berdasarkan makna atau gambaran.
1. Yerusalem
Apa itu Yerusalem ?
Yerusalem tempat berdirinya Bait Allah.
1 Korintus 6:19
Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?
Jadi Yerusalem gambaran Gereja atau Jemaat Tuhan jadi menjadi saksi di Yerusalem adalah menjadi saksi di antara orang percaya.
2. Yudea
Apa itu Yudea ?
Matius 2:5-6
Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."
Berarti Yudea sama dengan Yehuda, Yehuda sendiri adalah salah satu suku di Israel. Itu berarti gambaran menjadi saksi di tengah- tengah keluarga.
3. Samaria
Siapakah Samaria itu ?
Orang Samaria, sebenarnya mereka adalah bagian dari bangsa Yahudi, dari keturunan Efraim, tetapi orang Yahudi tidak menerima mereka sebagai orang Yahudi murni sebab di antara mereka telah terjadi kawin campur dengan bangsa lain. Akibat kawin campur gaya hidup dan keagamaan mereka dipengaruhi bangsa lain.
Dalam hal apa saja orang Samaria dipengaruhi ?
- Kecongkakan ( Yesaya 9:8 )
- Rusak dan jahat ( Yehezkiel 16:46-47 )
- Menjadi penyembah berhala ( Amos 8:14 )
Berarti kita menjadi saksi ditengah- tengah orang- orang yang belum bertobat sekalipun mereka disebut orang Percaya.
4. Ujung bumi.
Apa itu ujung bumi ? Adakah ujung bumi berbicara tentang letak geografis suatu negara atau bangsa ? tidak ada seorang pun yang dapat menentukan ujung bumi letaknya berada di mana.
Apakah Firman Tuhan keliru ?
Apapun yang datang dari Tuhan tidak ada yang keliru, jadi apa maksudnya ujung bumi ? Ujung bumi mengarah kepada tempat- tempat dimana Injil belum diberitakan.