WELCOME TO BLOG WELCOME TO BLOGWELCOME TO BLOG WELCOME TO BLOG

Selasa, 31 Januari 2023

RENUNGAN

 


 

K

etika Adam dan Hawa Hear The Footsteps Of The Lord God ( mendengar langkah kaki Tuhan Allah ) mereka lari bersembunyi karena ketakutan, itu sebabnya ketika Allah minta pertanggung jawaban atas kesalahan mereka yang dimulai dari Adam sebab ia adalah Imam dalam keluarga, tetapi  sayangnya Adam throwing responsibility ( melempar tanggung jawab ) kepada Hawa dan Hawa melempar tanggung jawab kepada ular yang ditunggangi oleh iblis dan sejak Adam dan Hawa mengenal dosa maka seluruh manusia ada dalam keberdosaan bahkan manusia diwarisi ketakutan. Sebagai Anak Tuhan kita punya tanggung jawab mutlak untuk mengatasi fear ( rasa takut ).

Rasa Takut apa yang sering di alami oleh manusia ?

1.    FEAR OF REJEKTION / TAKUT TERHADAP PENOLAKAN 

Mengapa manusia takut terhadap penolakan ?

Manusia takut terhadap penolakan sebab manusia need to be loved ( butuh dicintai ), dan ketika hasrat dicintai tidak terpenuhi maka manusia mudah merasa feel hurt ( tersakiti ), itu sebabnya ketika ada nasihat, ataupun kritikan maka manusia lebih cendrung menolak, sebagai pembelaan diri. Ketika hati merasa tersakiti maka memberi pintu masuk buat dosa, ketika pintu dosa terbuka maka dengan mudahnya iblis mendakwa dan menipu.


Persoalan Iblis Mendakwa :

Contoh  Tokoh yang mengalami dakwaan dari iblis :

YUDAS ISKARIOT



Ketika Yudas melihat Gurunya sangat menderita maka menyesallah Yudas, kemudian Yudas mengembalikan upah yang ia terima dari menjual Yesus yaitu  dengan harga 30 keping perak, keping perak  yang diterima Yudas kira-kira seberat 420 gram, kalau dirupiakan, 1 gram kira-kira Rp.14.000
berarti Rp.14.000 X 420 gram = Rp. 5.880.000.

Nyawa manusia berharga di mata Allah, akan tetapi di dalam kasus ini, nyawa Yesus dipandang murah. Ketika Yudas mengembalikan 30 keping perak kepada Imam yang membayarnya, Imam tersebut menolak, ketika Yudas mengalami penolakan, Yudas memutuskan untuk menghilangkan nyawanya, hal ini terjadi tentunya karena Yudas membiarkan  iblis dengan leluasa mendakwanya.



IMAM BESAR YOSUA BIN YOSADAK

ZAKARIA 3:1 

Kemudian ia memperlihatkan kepadaku imam besar Yosua berdiri di hadapan Malaikat TUHAN sedang iblis berdiri di sebelah kanannya untuk mendakwa dia.

Sekalipun Malaikat Tuhan tidak terlampau jauh dari Imam besar Yosua, Imam Besar Yosua  tidak dapat mengalami pelayanan Malaikat karena dosanya, sehingga membuat iblis dengan mudah dapat mendakwanya.

Tujuan Iblis mendakwa manusia agar manusia merasa tidak diterima oleh Allah, ketika manusia merasa tidak diterima oleh Allah maka manusia makin menjauh dari Allah, dengan demikian manusia kehilangan keselamatan.

Pekerjaan iblis bukan hanya sampai dibatas mendakwa tetapi ia juga menipu.

Persoalan menipu :

YOHANES  8:44c

Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

Itu sebabnya kita selaku anak Tuhan tidak boleh hidup dalam kebiasaan berdusta.

Mat 5:37  Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

Tujuan iblis menipu manusia agar manusia menilai Allah dalam konotasi yang buruk.

Hawa ditipu iblis

 
iblis menipu Hawa dengan mengatakan kepada hawa bahwa Hawa tidak akan mengalami kematian kalau melanggar perintah Allah tetapi  Hawa akan sama seperti Allah tau apa yang jahat dan yang baik.

Yesus  telah  mati untuk kita dengan demikian kita berada dalam kepastian akan keselamatan. Agar kita tidak terhakimi oleh iblis  dan mudah ditipu oleh iblis, maka kita  harus tetap tinggal di dalam Kebenaran dengan hidup di dalam kekudusan.

2.      FEAR OF DANGER / TAKUT TERHADAP BAHAYA 

Hal-hal bahaya yang mengancam manusia :

1. Bahaya kelaparan karena Krisis.

2. Bahaya Pertikaian Sosial/Kerusuhan.

3. Penyakit berbahaya.

Mengapa manusia takut terhadap bahaya ?

Manusia takut terhadap bahaya karena manusia sense of security ( butuh rasa aman ).

Selaku anak Tuhan harus lebih mengimani Bible ( Firman Tuhan  ) dari pada mengimani hal buruk.

MAZMUR 91:5-7

91:5  Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang,

9:6  terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang.

9:7  Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.

9:8  Engkau hanya menontonnya dengan matamu sendiri dan melihat pembalasan terhadap orang-orang fasik.

Ini janji Allah  buat Bangsa Israel, ketika mereka berlaku setia dengan hidup dalam takut akan Allah Bangsa Isael disebut sebagai umat Allah, demikian juga kita yang tinggal di dalam Kristus disebut sebagai umat Allah sehingga janji tersebut berlaku atas hidup kita.

3.   FEAR OF SOMETHING THAT HAS NOT HAPPENED /   TAKUT TERHADAP SESUATU YANG BELUM PASTI TERJADI 

Takut terhadap sesuatu yang belum pasti terjadi mengarah kepada worry ( kekuatiran  ), padahal Allah telah mengaruniakan berkat atas hidup manusia.

Untuk apa Allah menciptakan berbagai hewan dan tumbuhan ? bukankah untuk manusia ? berarti Allah telah menyediakan berkat buat kita.

Matius 6: 26 & 27

6:26 Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di Sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu ?

6:27 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya ?

Matius 6:26 & 27 mengandung dua unsur yaitu kebaikan Bapa dan nasihat Yesus yang mengarah kepada hidup dengan iman yang benar yaitu mengarah kepada Bapa.

PENGALAM AN ROHANI SEORANG AYUB


Ketika Ayub menang dari ujian hidup, Ayub mendapatkan pelajaran iman bahwa ketika ia menaruh rasa takut dalam hal ini rasa kuatir maka hal buruk yang ada di dalam pikirannya itu akan terjadi.

Hal yang patut kita lakukan adalah bersandar pada iman yang benar, supaya dapat bersandar kepada iman yang benar, maka Petrus mengajarkan ;

I PETRUS 5: 7-9

5:7  Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

5:8  Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

5:9  Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.

Ketika kita punya iman yang teguh berarti kita tunduk kepada Allah. Sebab tunduk kepada Allah bukan hanya sebatas sujut secara fisik.

YAKOBUS  4:7 

Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!

Iman yang teguh datang dari Firman Allah dan ketekunan

ROMA 10:17  

Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

ROMA 5:4  

dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.

Kita memiliki harapan yang besar ketika kita diuji dengan hal yang besar pula.

Jangan pernah biarkan ketakutan menguasai sebab ada Allah yang selalu menopang kita, cukup kita melakukan beberapa hal :

1. Hidup di dalam Kebenaran dengan tetap tinggal di dalam kekudusan. 

2,. Serahkan Kekuatiran Kepada Allah.

3. Lawan Iblis dengan ketekunan Iman.



 


Rabu, 25 Januari 2023

SAAT IBADAH PERDANA





 

KHOTBAH


PS.JHONATAN LAKALAY


Sering kali orang suka menceritakan kesalahan orang lain dari pada menceritakan kebenaran Firman, padahal kita dan semua orang sama-sama tidak sempurna karena itu kita selaku anak Tuhan harus memilih yangtidak biasa dipilih orang lain yaitu dengan berdiri di atas kekurangan orang lain, berdiri di atas kekurangan orang lain berarti menutupi kesalahan orangseperti beberapa tokoh yang berada di Alkitab. 

 1.Yesus berdiri di atas kekurangan orang lain sekalipun Ia disakiti Ia tetap mengampuni. Lukas 23:34 (TB) Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya. 

2.Ayub membawa anak-anaknya kepada Allah sebab Ayub tidak dapat menjaga anaknya dua puluh empat jam. Ayub 1:4-5 (TB) Anak-anaknya yang lelaki biasa mengadakan pesta di rumah mereka masing-masing menurut giliran dan ketiga saudara perempuan mereka diundang untuk makan dan minum bersama-sama mereka. Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: "Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati." Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa. 

3.Abigael berupaya meluluhkan hati Daud karena kesalahan suaminya yang tidak mengindahkan Daud 

4.Daniel berdiri kepada bangsa Israel agar dosa mereka di ampuni. _Abraham saling tawar menawar perkara Sodom dan Gomora.

PENYERAHAN ANAK

Gereja IFGF tidak mengenal doktrin Baptisan Anak, karena makna dari Baptisan adalah pertobatan atau hidub baru,sedangkan anak belum memahami tentang dosa,bagaimana mau bertobat,Makna dari Baptisan itu sendiri terdapat dalam Injil Markus 1:4 dan Lukas 3:3 Lalu apa yang menjadi bagian anak ?
 
Diserahkan oleh orang tuah kepada Tuhan, agar Tuhan menguduskan si anak. 
Ayat panduan dari doktrin penyerahan anak adalah ; Lukas 2:22-23 yang bunyinya; 

 22. Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan, 

 23 seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: "Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah", 

Pada ayat yang ke 23 berbicara tentang anak sulung laki-laki, bagaimana dengan anak perempuan? apakah tidak mendapatkan tempat untuk dikuduskan oleh Allah? 

Pada zaman Taurat panggilan Allah dikhususkan bagi setiap laki-laki tetapi ketika Yesus datang ke dalam dunia semua manusia mendapatkan panggilan khusus, kita bisa melihat pada kitab-kitab Injil ada beberapa perempuan bersama dengan murid-murid Yesus.Jadi penyerahan anak bukan hanya diperuntukan bagi anak laki-laki.