WELCOME TO BLOG WELCOME TO BLOGWELCOME TO BLOG WELCOME TO BLOG

Senin, 31 Agustus 2020

RENUNGAN

 Pengertian atau gambaran tentang anugerah iman, yang terdiri atas dua hal.

1. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan. Iman dan harapan berjalan bersama-sama. Hal-hal yang sama yang kita harapkan adalah juga hal-hal yang kita imani. Iman adalah keyakinan dan harapan teguh bahwa Allah akan menggenapi semua yang telah dijanjikan-Nya kepada kita di dalam Kristus. Keyakinan ini begitu kuat sehingga membuat jiwa seakan-akan memiliki hal-hal tersebut dan buah-buahnya pada saat ini, dan membuat hal-hal itu hidup di dalam jiwa, dengan mengecap buah-buah pertama darinya. Sehingga dalam menjalankan iman orang-orang percaya dipenuhi dengan sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan. Kristus berdiam di dalam jiwa oleh iman, dan jiwa pun dipenuhi dengan kepenuhan Allah, sejauh dapat ditampung olehnya pada saat ini. Jiwa mengalami sebuah kenyataan hakiki akan hal-hal yang diimaninya.

2. Iman adalah bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Iman menunjukkan kepada akal budi kenyataan dari hal-hal yang tidak dapat dicerna oleh mata jasmani. Iman adalah persetujuan teguh dari jiwa terhadap wahyu ilahi dan setiap bagian darinya, dan mencerahi jiwa bahwa Allah itu benar. Iman adalah persetujuan penuh akan semua hal yang telah diwahyukan Allah sebagai kudus, adil, dan baik. Iman membantu jiwa menerapkan semua itu pada dirinya dengan segala perasaan dan perbuatan yang sesuai. Jadi, iman dirancang untuk melayani orang percaya sebagai alat penglihatan, dan bagi jiwa, iman bertindak layaknya pancaindra bagi tubuh. Iman hanyalah pendapat atau angan-angan belaka jika ia tidak membuat nyata hal-hal yang tak terlihat bagi jiwa, dan menggerakkan jiwa untuk berbuat sesuai dengan hakikat dan pentingnya hal-hal yang tak terlihat itu.


Sumber Kamus Alkitab

EMBUN PAGI


 

Jumat, 17 Juli 2020

RENUNGAN



                        ILUSTRASI


Suatu ketika ada seekor induk ayam dan seekor induk rajawali menggerami telur secara bersamaan, dan tanpa disengaja induk rajawali menjatuhkan salah satu telur yang dieraminya, ketempat induk ayam yang sedang mengerami telurnya, sampai waktunya akhirnya semua telur menetas, diantara sekian banyak telur yang dierami induk ayam, salah satunya menghasilkan anak rajawali, walau ia berbeda, ia dianggap sebagai anak oleh si induk ayam, si anak rajawali tumbuh bersama dengan anak-anak ayam yang lainnya dan ia dianggap sebagai ayam, iapun merasa bahwa ia adalah seekor ayam, dan ketika ia bertumbuh dewasa, induknya yang adalah seekor ayam mengatakan kepada semua anak-anaknya, kalian semua telah dewasa, saatnya kalian anak-anakku untuk pergi menuju dunia luar, kemudian mereka semua meninggalkan induknya termasuk si rajawali, ketika mereka meninggalkan induk mereka, mereka bertemu dengan sekelompok ayam yang lain, saat itu keadaan si rajawali tidak terima oleh sekelompok ayam yang ia baru saja kenal, sebab ia berbeda dengan mereka, namun saudara-saudaranya berupaya meyakinkan ayam-ayam yang lain bahwa si rajawali adalah saudara mereka yang berarti dia juga adalah seekor ayam, namun ayam-ayam yang baru saja mereka kenal menertawai mereka, dan dengan terpaksa si rajawali pergi meninggalkan mereka semua, dan akhirnya ia bertemu dengan kelompok para rajawali, kedaannya di terima disana, ketika ia bersama para rajawali yang lain, ia melihat mereka beterbangan dan ia hanya menonton, dan ketika ada yang bertanya kepadanya, kenapa kamu tidak ikut terbang dengan kami ? kata si rajawali tadi, mana bisa aku terbang, aku hanya seekor ayam, semua yang mendengarnya menjadi tertawa, dan tiba-tiba hujan turun dari langit, para rajawali yang lain mengatakan coba kamu lihat wajah kamu, diserpihan air, ia kaget bukan main melihat bayangannya, ia tidak bisa menerima kenyataan yang ada sehingga ia bertengkar dengan bayanggannya sendiri sampai akhirnya ia mengalami kematian, sampai matinya ia merasa ia hanya seekor ayam, karena pola pikirnya tidak pernah berubah.



Ayub 3:25 
Karena yang kutakutkan,  itulah yang menimpa aku  , dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.



Hal ini merupakan perkataan seoarng yang bernama Ayub, dan dari apa yang ia ucapkan dapat kita ketahui, bahwa ketika ia menghadapi berbagai persoalan , ia tidak pernah menyalahkan Tuhannya, tapi ia menemukan bahwa semua terjadi karena apa yang ia pikirkan.

Ketakutan dan kecemasan datangnya dari pikiran, dan pikiran letaknya di otak, dan apapun yang kita kerjakan diperintahkan langsung dari otak, contoh ketika saya mau mengucapkan suatu kalimat otak terlebih dahulu berpikir,baru dilanjutkan dengan ucapan yang keluar dari mulut. Karena otak mempengaruhi seluruh tubuh maka ketika seseorang mengalami strok, maka tubuhnya tak berdaya.

Jadi otak merupakan kekuatan supranatural yang begitu hebat yang di miliki oleh manusia, sehingga manusia dapat membuat segala sesuatu. Alkitab mengatakan iblis seperti singa yang mengaum-ngaum yang terus mencari mangsanya yang siap untuk di telan, iblis tahu manusia memiliki otak yang memiliki daya cipta, itu sebabnya titik serang iblis kepada manusia yaitu pikiran, dan itu sebabnya betapa pentingnya kita menjaga pola pikir kita.
Apa yang Alkitab ajarkan untuk kita pikirkan ?

Flp 4:8  Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

Ketika kita baca Firman Tuhan, jangan hanya sekedar baca, tapi lakukanlah perenungan, dengan demikian pikiran  kita mengarah untuk memikirkan Firman yang tadinya kita baca, maka tercipta hal positif di dalam pikiran, sehingga yang keluar dari diri prilaku kita hal yang positif. Apabila pikiran dikuasai oleh hal negatif maka yang keluar dari prilaku adalah hal negatif.

Ketakutan dan kecemasan adalah hal negatif yang ada di dalam pikiran, hal negatif tersebut bisa membuat seseorang menjadi ceroboh atau salah langkah, yang menyebabkan terjadi hal yang tidak diinginkan dan apa yang terus menerus dipikirkan di dalam otak, itu ibarat doa yang terus dipanjatkan,  untuk iblis dengar, sehingga iblis mengambil keuntungan di dalamnya.

Sekalipun saat ini kita ada pada zaman yang tidak menyenangkan karena pandemi covid 19 jangan biarkan diri kita dikuasai oleh ketakutan dan kecemasan, walaupan kita mendengar informasi bahwa ada Hamba-Hamba Tuhan yang mengalami kematian, pegang terus saja Firman Tuhan, karena Firman Tuhan adalah Benteng kekuatan kita, ingat Tuhan kita bukan Tuhan pendusta.

Senin, 01 Juni 2020

KISAHKU




Aku hanya pria biasa yang selama ini membantu ayahku untuk mengurus kebun anggur miliknya, tiba-tiba berdiri di depanku ada sesosok pria bersayap, Ia menyapaku, dengan berkata TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani.", lantas aku menjawab Ah tuanku, jika TUHAN menyertai kami mengapa  kami harus jalani penderitaan yang disebabkan orang midian atas kami ? diamanakah segala perbuatan Tuhan yang ajaib yang diceritakan kepada kami ?, dahulu Tuhan menuntun kami keluar dari mesir tapi mengapa sekarang kami dibiarkan begit saja dalam penindasan orang midian. Singkat cerita aku diangkat Tuhan menjadi hakim atas Bangsa Israel, dan disuatu pagi aku bangun pagi-pagi dengan seluruh rakyat yang menyertaiku, lantas kami berkemah dekat mata air harod. Ketika  kami hendak bertempur melawan orang midian, TUHAN berfirman kepadaku, terlalu banyak rakyat yang bersama-sama dengan engka itu dari pada yang kukehendaki untuk menyerahkan orang midian ke dalam tangan mereka, jangan-jangan orang Israel memegahkan diri terhadap Aku, sambil berkata, Tangankulah sendiri yang telah menyelamatkan aku. Maka sekarang serukanlah kepada rakyat, siapa yang takut dan gentar boleh pulang segera,kemudian pulanglah dua puluh dua ribu orang, dan sisa yang tinggal sepuluh ribu orang, dan lagi-lagi Tuhan berfirman kepadaku masih terlalu banyak yang menyertaimu, kemudian Tuhan pulah berkata kepadaku katakanlah kepada rakyatmu untuk segera turun minum, barangsiapa yang menghirup air dengan lidahnya sperti anjing menjilat, haruslah kau kumpulkan tersendiri, demikian juga semuaorang yang berlutut untuk minum. Jumlah orang yang menghirup  dengan membawa tangannya ke mulutnya, ada tiga ratus orang, tetapi yang lain dari rakyat semuanya berlutut minum air., kemudian Tuhan berfirman juga kepadaku, dengan ketiga ratus orang yang mengirup itu, akan kuselamatkan kamu. Singkat cerita kami mengaahkan bangsa midian atas campur tangan Tuhan,.

Aku yang hanya orang biasa menjadi hakim, ketika ada dalam hadirat Allah, bagaimana denganmu? s


Rabu, 20 Mei 2020

KISAHKU

Aku lahir di masa-masa yang sangatlah sulit, ketika itu banyak bayi-bayi Israel mati dibunuh oleh seorang raja dari Mesir yang jahat, entah dosa apa yang menyebabkan hal tersebut kami harus lalui.Kami mensyukuri ada dua bidan yang takut akan Tuhan yaitu Sifra dan Pua, mereka berdua berusaha melindungi bayi-bayi Israel, sedangkan aku sendiri oleh ibuku, aku diupayakan untuk bisa selamat, dengan menyembunyikanku sampai aku berusia tiga bulan, namun usaha persembunyian tersebut sepertinya tidak bisa dilanjutkan lagi, sehingga ibuku memutuskan dengan berat hati, untuk aku diletakan di atas permukaan sungai, agar air tidak masuk dan mencelakakanku, maka ia mengambil keranjang yang dibuat dari tanaman papirus dan dilapisi dengan aspal, kemudian aku dimasukan ke dalam keranjang, dan di taruh di Sungai Nil, di antara tanaman-tanaman yang tumbuh ditepinya. 


Kemudian Kakak Perempuanku, namanya Maryam, melihatku dari kejauhan untuk mengetahuit apa yang akan terjadi pada diriku. Tak jauh dari situ ada seorang Putri Firaun yang hendak mandi di sungai, disitu Ia melihat sebuah keranjang yang ada diantara tanaman, disitu ada juga budak perempuannya kemudian ia menyuruh budak perempuannya untuk mengambil keranjang yang dilihat olehnya. Ketika di bukanya keranjang, ia melihat diriku yang saat itu masih bayi sedang menangis, Ia merasa kasihan melihatku dan Ia berkata pasti ini bayi Ibrani. Kemudian dengan cepat Maryam Kakakku menghampiri Putri Firaun dan berkata” Tuan Putri apakah perlu saya mencari seorang wanita Ibrani untuk menyusuinya ?, Putri Firaun pun setuju dengan usul tersebut, kemudian Kakakku mengajak Ibuku menemui Putri Firaun, ketika tiba di depan Putri Firaun, Si Putri berkata susuilah anak ini aku akan membayarmu. Ketika aku mulai besar aku dibawa kepada Putri Firaun dan aku diangkat menjadi anaknya Putri Firaun, kemudian aku diberi nama Musa, karena aku di angkat dari air. 


Singkat cerita, ketika aku dewasa aku melihat, ada orang sebangsaku menerima kekejaman oleh salah seorang Mesir, kemudian aku memukul orang Mesir tersebut sampai mati, dan disembunyikanlah mayat tersebut, dan suatu ketika aku melihat orang sebangsaku yaitu orang Ibrani atau Israel saling menyakiti, kemudian aku bertanya kepada mereka, mengapa kalian saling menyakiti ? lalu mereka menjawabku, siapa mengangkat engkau menjadi hakim atas kami ? adakah engkau mau membunuh kami seperti engkau membunuh orang Mesir itu ? maka takutlah aku dan aku berlari ke arah Midian dan tinggal disana, bahkan aku bertemu jodoh di sana, dan nama Isriku adalah Zipora, Suatu ketika aku mengembalakan domba milik Yitro Ayah mertuaku, seorang imam di Midian, dan aku menggiring domba ke seberang padang gurun dan sampailah aku ke gunung  Allah yakni gunung Horeb, disitu aku melihat ada nyala api yang keluar dari semak duri, namun semak duri tersebut tidak terbakar di makan api, kemudian pikirku sebaiknya aku mendekati arah semak tersebut, untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu, mengapa tidak terbakar semak duri itu. Saat itu aku mendengar suara Tuhan ditengah-tengah semak tersebut, ternyata Tuhan mendengar seruan umat-Nya yang telah mengalami penderitaan akibat diperbudak oleh bangsa Mesir, dan Aku dipilih Tuhan untuk membawa oran Israel keluar dari Mesir, namun aku sadar, aku berat lidah, sehingga kalau boleh Tuhan memilih orang lain, namun aku tetap menjadi pilihan-Nya, dan sejak saat itu aku bersama Kakak lelakiku Harun dipakai Tuhan ditengah-tengah bangsa Israel, Aku yang tidak seberapa hebat mengalami perubahan ketika bertemu Tuhan, sudahkah engkau berubah ketika bertemu Tuhan ?

Senin, 11 Mei 2020

KISAHKU







Aku seorang terpelajar dan aku benar-benar menguasai kitab, sehingga aku tergolong kelompok ahli taurat, aku masuk dalam kelompok orang farisi, ketika aku melihat pengajaran orang-orang yang disebut Kristen berbeda dengan apa yang aku ketahui, aku menganggap mereka sesat, sehingga aku berencana untuk membunuh mereka. 

Rencana pembunuhan Stefanus salah seorang dari penganut agama baru tersebut
aku ketahui, malah aku setuju dengan rencana tersebut, bahkan aku memutuskan untuk membinasakan seluruh jemaat tersebut dan akhirnya aku memasuki rumah demi rumah dan menyeret laki-laki dan perempuan ke luar dan menyerahkan mereka untuk dimasukkan ke dalam penjara.

Tidak puas sampai disitu aku  meminta surat kuasa dari Imam Besar untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, ketika aku menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, aku akan menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem.

Dalam perjalananku ke Damsyik, ketika  sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi aku,
aku rebah ke tanah dan kedengaranlah olehku suatu suara yang berkata kepadaku: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?"
Jawabku: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kauaniaya itu.
Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat."

Sejak bertemu Yesus aku berubah, dan namaku digantikan menjadi Paulus.
Inilah kisahku, aku berubah karena Yesus, bagaimana dengan dirimu ?

KISAHKU


   Di ambil dari Injil Lukas 19:1-8 

Namaku Zakheus, aku berprofesi sebagai pemungut cukai dan akulah yang mengepalai para pemungut cukai alias Iam a bos, ukuran tubuhku pendek, aku punya cerita yang menarik untuk kalian ketahui.

Suatu waktu aku melihat dari kejauhan ada hiruk pikuk, dalam hati aku berkata, apa yang sedang terjadi sehingga begini ramai, kemudian aku mendatangi sekumpulan orang banyak dan bertanya ada apa gerangan sehingga begini ramai? ada yang menjawabku, Yesus dari Nazareth yang membuat banyak mujizat sedang lewat, muncullah keingintahuanku seperti apa seorang yang bernama Yesus itu, karena sudah tak mampu menahan diri, aku berusaha menerobos  orang banyak, namun semakin aku berusaha,aku gagal, namun aku tak mau menyerah begitu saja, pikirku pasti ada jalan.

Tak jauh dari diriku ada sebatang pohon arah, mulai aku berpikir, kalau aku naik pohon, pasti aku bakalan dapat melihat seperti apa Yesus itu, tanpa berpikir lama aku segera bertindak menaiki pohon arah, sesampai di atas mulailah aku melihat ke bawah, dan dengan jelas aku bisa melihat Yesus, pikirku seandainya aku bisa berbicara dengan Yesus, tiba-tiba Yesus berkata kepadaku Zakheus turunlah Aku mau menumpang di rumahmu, waw Yesus mau ke rumahku, Yes, itu ucapanku dalam hati.

Ketika aku mulai berjalan menuju rumahku bersama Yesus Si Pembuat mujizat, ada yang menghujat Yesus, kenapa Ia mau menumpang di rumah si pendosa, singkat cerita ketika aku di rumah bersama Yesus dengan sahabat-sahabatNya, aku dengan serius mendengar bagaimana Yesus berbicara, dan pikirku Ia pasti seorang nabi dan yang luar biasanya Yesus mau menginap di rumahku si pendosa ini, kemudian aku berdiri dan berkata; Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."

Inilah kisahku, ketika bertemu Yesus ada perubahan hidup, bagaimana kisahmu ? apakah engkau pernah bertemu Yesus ? kalau sudah, apakah kamu mengalami perubahan hidup sepertiku ?

RENUNGAN

TUHAN SEBAGAI PRIORITAS UTAMA
Tujuan Tuhan untuk membawa bangsa Israel keluar dari perbudakan dan kembali ke Yerusalem adalah untuk membangun bait Allah. Namun, pekerjaan pembangunan terabaikan karena tekanan dan pertentangan. Karena pertentangan, prioritas orang Israel tidak lagi membangun rumah Tuhan, tetapi membangun rumah sendiri.

Media sosial, karir, gaya hidup, atau bahkan pelayanan sering mengalihkan perhatian kita dari memprioritaskan Tuhan sebagai yang pertama dan terutama. Kesibukan, ketakutan kekhawatiran, dan tekanan dunia sering menghalangi kita untuk memenuhi panggilan Tuhan dalam kehidupan ini. Firman Tuhan mengajarkan kita untuk:

1. Perhatikan keadaanmu(Hagai 1:5). Karena tekanan dan pertentangan,bangsa Israel tidak memperhatikan jalan-jalan mereka. Mereka sibuk membangun rumah mereka sendiri setelah bebas dari perbudakan di Babel dan tinggal di Yerusalem. Sudahkah kita memperhatikan jalan-jalan kita? Sudahkah kita menyelaraskan tujuan, impian, dan visi pribadi dengan tujuan Tuhan dalam hidup kita? Apakah keadaan dan lingkungan mengubah prioritas kita dari melakukan hal-hal yang sesungguhnya penting di mata Tuhan?

2. Memprioritaskan Tuhan di semua musim kehidupan. Bahkan di tengah penindasan, Tuhan tetap memerintahkan bangsa Israel untuk memprioritaskan tujuanNya atas kehidupan mereka. Pada saat mereka terlalu sibuk mengerjakan agenda pribadi dan tidak memprioritaskan Tuhan dan apa yang mereka lakukan menjadi sia-sia (Hagai 1:6).

Sumber : IFGF Discipleship

Jumat, 08 Mei 2020

RENUNGAN















Matius 5:13
"Kamu adalah garam dunia . Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

Garam adalah suatu zat berbentuk padat, kristal, dan berwarna putih yang merupakan hasil dari laut. Garam didapatkan dengan cara mengeringkan air laut sehingga didapatkan kristal-kristal mineral berasal dari air laut. Garam sendiri mempunyai rasa asin.
Fungsi garam adalah mencegah berbagai penyakit, sebagai penguat citra rasa pada masakan, dan mengawetkan makanan agar tidak mudah menjadi busuk, contoh ikan di asinkan sehingga bisa bertanah dalam waktu yang lama.Sedangkan arti dari  dunia adalah  bumi dengan segala sesuatu yang terdapat di atasnya; planet tempat kita hidup.

Pernyataan tentang kamu adalah garam dunia, adalah sebuah pernyataan yang keluar langsung dari bibir mulut Yesus, dan peryataan tersebut adalah ungkapan tentang jati diri orang Kristen yang sesungguhnya. Kamu adalah garam dunia menunjukan bahawa kita orang Kristen adalah sekelompok orang yang telah dipulihkan dari keberadaan yang terkutuk akibat dosa, sehingga  kita dapat menjadi saksi untuk memulihkan keadaan orang lain yang masih terbelenggu di dalam kutuk, bahkan dengan adanya kita maka hidup lebih berwarna, karena kita ibarat garam sebagai penguat citra rasa masakan.
Dengan tinggalnya Yesus di dalam kehidupan kita maka hidup kita jauh lebih baik, tidak nampak kebusukan, itu sebabnya kita perlu terus menjaga kehidupan rohani kita, dengan membebaskan Yesus untuk tetap tinggal di dalam kita, dengan jalan, tekun berdoa, tekun baca Firman Tuhan, dan terus berbuat kebaikan, jangan pernah menjadikan diri kita sebagai orang Kristen suam-suam.

Apa maksud garam menjadi tawar ?
Garam menjadi tawar adalah kehidupan yang tidak lagi membawa dampak yang baik,akibat menjadi Kristen suam-suam.

Wahyu 3:15-16
3:15 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas 3:16 Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

Sebagai akibatnya menjadi hancur oleh cara hidup dan nilai-nilai masyarakat yang tidak beriman  

(Ulangan  28:13 ) TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan  dengan setia, 28:14 dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri   dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.


Kamis, 07 Mei 2020

RENUNGAN


Filipi 2:3 (TB)  dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri.

Kata mencari berarti berusaha mendapatkan, menemukan dan memperoleh, sedangkan kata tidak mencari berarti pasif atau tidak berusaha mendapatkan, tidak menemukan dan tidak memperoleh.

Kepentingan sendiri berarti ego sentris, yang merupakan suatu tindakan untuk melakukan segala sesuatu hanya untuk kepentingan diri pribadi, demi mendapatkan keuntungan.

Lalu apa itu puji-pujian yang sia-sia ?
Puji-pujian yang sia-sia adalah pujian yang tidak berfaedah yang tak membawa pengaruh positif ke dalam kehidupan, yang  sumbernya selalu datang dari diri sendiri. Suka memuji diri sendiri, merupakan awal dari kesombongan.

Rendah hati berbeda dengan rendah diri, sebab rendah diri berarti minder sedangkan rendah hati adalah hal sifat yang tidak sombong atau tidak angkuh,
Jadi ketika kita menganggap orang lain lebih utama dari pada diri kita sendiri, berarti kita dikategorikan sebagai orang yang rendah hati.

Orang yang sombong atau angkuh tidak hanya dilihat dari besar kepala dan hati yang congkak tapi dapat dilihat juga dari seberapa pelitnya seseorang, sebab Tuhan telah memberkati untuk satu maksud  adalah saling memberkati, tapi begitu  erat  memegang berkat yang sudah diterima.

Kesimpulan; Jadilah orang percaya yang suka tolong menolong.GBU.

Minggu, 03 Mei 2020

RENUNGAN



   


Matius 6:25 (TB)  "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?

Pada ayat di atas di mulai dengan kata karena itu, karena itu menunjukkan adanya suatu penyebab atau alasan yang melatar belakangi kalimat berikut di sampaikan.
Pertanyaannya apa penyebabnya Yesus memulai membicarakan tentang hal kekuatiran ?

Yesus sebelumnya sedang memberi nasihat tentang mengumpulkan harta, apa yang salah dalam mengumpulkan harta ? Ketika manusia mengumpulkan harta sebagai prioritas dalam hidup, maka sering kali manusia menjadikan Tuhan no dua. Jadi yang salah dalam mengejar harta dunia adalah menyangkut prioritas bukan soal harta.

Sesungguhnya tanda seseorang ada dalam kekuatiran adalah prioritas utama dalam hidup adalah mengejar harta dunia, itu sebabnya manusia menggunakan segala cara untuk bisa menjadi kaya, sebab akar kejahatan adalah cinta akan uang.

Apa maksud perkataan Yesus mengenai hidup lebih penting dari makanan ? kekuatiran melemahkan iman yang justru membuat manusia tidak dapat berbuat apa-apa dan tidak dapat menghasilkan sesuatu. Hidup manusia tergantung iman, iman membawa manusia ke level yang lebih baik, dan menyiapkan hidup pada arah kekekalan jauh lebih penting, sebab hal Kerajaan Sorga bukan lagi hal makan dan minum, bukan lagi hal kawin mengawinkan.

Apa maksud perkataan Yesus mengenai tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?
tubuh kita adalah Bait Allah yang Kudus tempat berdiamnya Roh Kudus, jadi memberi tubuh kita sebagai persembahan yang hidup dan kudus jauh lebih penting dari menghiasi diri dengan pakian-pakaian yang mewah.

Menjadi kaya tidak lah berdosa yang menjadi dosa adalah ketika kita mengejar harta sampai melupakan Tuhan,sehingga tidak punya waktu untuk berdoa.


Sabtu, 02 Mei 2020

RENUNGAN


2 Timotius 3:16-17
3:16 Segala tulisan yang diilhamkan  Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.  
3:17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah  diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

Alkitab bukan buku biasa yang ditulis oleh manusia, itu sebabnya ketika Alkitab  kita baca kita menemukan Tuhan, tidak seperti buku biasa yang ketika kita baca hanya sekedar pengetahuan atau informasi dan menemukan jalan pikiran si penulis yang kita temukan. Alkitab juga  bukan buku yang tiba-tiba jatuh dari langit, tapi  Alkitab  dituliskan oleh manusia berdasarkan ilham Allah sehingga apa yang ditulis tidak akan salah.

Buku biasa memiliki batas kadawarsanya, sehingga tidak relevan pada era yang baru, karena pengetahuan manusia selalu mengalami perkembangan, contoh ; sebelumnya bumi dikatakan berbentuk garis lurus, namun akhirnya pendapat tersebut menjadi gugur ketika munculnya Galelea Galileo, ia berpendapat bahwa bumi itu bulat bukanlah berbentuk garis lurus, kalau bumi berbentuk garis lurus, ketika kita berjalan maka kita tidak akan bisa kembali ke tepat semula kita berada, lebih nyata bumi terlihat bulat ketika kita berada di daerah pantai, dan ketika manusia mulai bisa membuat alat untuk dapat memotret bumi dari angkasa, maka lebih dapat membuktikan bahwa bumi itu benar-benar bulat seperti bentuk bola.

Alkitab merupakan salah satu kitab tertua di dunia, bagian-bagian dari Alkitab terjadi hampir 4000 tahun yang lalu, meskipun demikian saat ini Alkitab tetap menjadi kitab yang paling moderen di dunia ini. Bahkan Alkitab  selamanya relevan, pengetahuan tentang investasi ada di dalam Alkitab, hal tersebut ada dalam perumpamaan tentang Talenta, pengetahuan tentang pohon, bahwa untuk menghasilkan buah ranting pohon harus dipotong. Yang luar biasanya Alkitab ditulis oleh kurang lebih 40 penulis, ditulis tanpa salah dalam periode 1600 tahun.

Untuk berhikmat dekatkan diri dengan Firman Tuhan karena Alkitab akan mengajarkan banyak hal, mau dewasa rohani dekatkan diri dengan Firman Tuhan, karena Iman timbul dari pendengaran akan Firman Tuhan. Saudara mengapa sulit untuk manusia ada dalam pertobatan ? karena merasa diri benar,itu sebabnya akan sulit diberi nasihat, itu sebanya Alkitab ada untuk menyatakan kesalahan kita dan memperbaiki kelakuan kita dan mendidik kita dalam kebenaran. Sesungguhnya Allah berfirman karena Ia mengasihi kita, karena seandainya Allah tidak berfirman maka kita semua binasa. 
Contoh peristiwa saul memanggil si pemanggil arwah.

1 Samuel 28:5-7
28:5 Ketika Saul melihat tentara Filistin itu, maka takutlah ia dan hatinya sangat gemetar. 
 28:6 Dan Saul bertanya k  kepada TUHAN, tetapi TUHAN tidak menjawab dia  , baik dengan mimpi, l  baik dengan Urim,  baik dengan perantaraan para nabi. 
28:7 Lalu berkatalah Saul kepada para pegawainya: "Carilah bagiku seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah; maka aku hendak pergi kepadanya dan meminta petunjuk kepadanya." Para pegawainya menjawab dia: "Di En-Dor  ada seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah.

PHOTO KITA



Jumat, 01 Mei 2020

RENUNGAN

1 Petrus 2:1-2 Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah' Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan.

Kristus adalah batu penjuru yang telah relah mengorbankan diri-Nya untuk mati menebus semua manusia, itu sebabnya setiap kita yang telah percaya kepada akan ke Allahan Yesus Kristus untuk menjauhi segala kejahatan, tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.

Kita sebagai anak-anak Kerajaan Allah, seharusnya tampil beda dengan kebanyakan orang di dunia ini, supaya nama Kristus makin dipermuliakan, jangan sampai karena sifat kita yang membawa batu sandungan, nama Tuhan dibawa-bawa.

Kekristenan sesungguhnya bukanlah sebuah agama, karena Yesus tidak menghadirkan agama ke dalam dunia, tapi Kristus membawa kehidupan yang berbeda dengan dunia, sudah seharusnya kita mengambil gaya hidup seperti Kristus.

Kita meninggalkan kejahatan bukan karena takut penghukuman kekal, tapi atas dasar mengasihi Kristus sehingga kita menjauhi segala kejahatan, orang Kristen seharusnya tidak memanfaatkan kebaikan orang dengan jalan melakukan penipuan, sesungguhnya orang Kristen adalah orang yang dalam hidupnya selalu ada dalam pertobatan. Banyak sekali orang yang disebut Kristen hanya sebatas pandai berbicara Firman tapi sedikit orang yang mencerminkannya di dalam Kehidupan. Tuhan tidak pernah bertanya kita bisa,tapi Tuhan bertanya maukah kita berubah ataukah tidak ?Saya sungguh percaya ketika kita menyerahkan hidup sunguh-sunguh kepada Tuhan kita menjadi orang yang berbeda.

Ketika kita masih betah melakukan kejahatan maka kita bukan lah orang Kristen, karena Kristen sendiri mengandung arti pengikut Kristus, pengikut disini berbeda dengan mengidolakan, karena ketika kita mengidolakan seseorang, suatu saat kita akan kecewa dengan orang yang kita idolakan, tapi pengikut disini adalah mengikuti pola pikir, dan gaya hidup Kristus.


Kristus suka berdoa, seharusnya kita pun demikian, Kristus berpuasa,kita pun demikian, Kristus begitu taatnya kita pun harus demikian. lau bagaimana dengan sunat? bukankah Kristus Yesus juga sunat tapi kenapa orang Kristen tidak sunat ?

Di dalam Kekristenan bukanlah hal  lahiriah yang penting tapi yang terpenting adalah hal mengandung pengertian rohani.


( Roma 2:29 ) Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani  , bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah. 


Segala sesuatu kita kerjakan hanya untuk nama Tuhan dipermuliakan bukan untuk dipuji orang, Tuhan Yesus memberkati kita semua.



Rabu, 29 April 2020

RENUNGAN



Yeremia 17:10 (TB)  Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya." 

Dalam PL biasanya berkat dijanjikan mendahului penyataan kutuk. Kini urutan itu dibalik: kutuk barulah berkat. Ini berarti bahwa nasib yang Yehuda alami dalam waktu dekat adalah kutuk. Kutuk hukuman Allah tidak lagi dapat dihindari sebab dosa mereka sudah sedemikian dalam terukir dalam dasar hati sampai ke ungkapan-ungkapan tindakan Yehuda (1-2). 
Yehuda, umat pilihan dan yang diberkati Tuhan tidak lagi berpegang pada perintah Tuhan apalagi mengandalkan Dia. Ketika mereka berada dalam tekanan bangsa-bangsa besar di sekitarnya, Yehuda tidak percaya dan tak mengandalkan Tuhan. Mereka berbalik menyembah berhala-berhala agar mereka dilindungi bangsa yang berhalanya mereka sembah (1-2, 9). Berbuat demikian berarti lebih mengandalkan kekuatan dan pertimbangan diri sendiri. Sikap ini mendatangkan kutuk, yakni penghukuman: harta mereka akan dirampas (3), mereka akan diangkut dari tanah mereka dibawa ke pembuangan dan menjadi budak di tanah musuh (4). Penderitaan dan kesulitan ini mengajarkan mereka tentang kesia-siaan mengandalkan kekuatan manusia dan diri sendiri (5-6). Hal ini menggantikan keadaan baik yang seharusnya mereka alami sebagai bukti berkat Tuhan bagi orang-orang yang mengandalkan-Nya, berkat yang memberikan kekuatan sekalipun harus berhadapan dengan tantangan dan pergumulan (7-8). 
Jika kita diberi kesempatan memilih antara berkat atau kutuk, kita cenderung memilih berkat. Namun prasyarat memperoleh berkat, yakni berani berprinsip sesuai firman dan berani tampil beda meski akan dibenci orang lain, belum tentu dapat kita tanggung. Padahal jalan Tuhan sekalipun terlihat mustahil, tapi konsekuensi jangka panjangnya membawa berkat, kekuatan, dan kemampuan menghadapi tantangan dan pergumulan. 


  • Sumber : Aplikasi Tafsiran Alkitab  

RENUNGAN



Ibrani 12:28

12:28 Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. 

Pada suatu hari kelak Allah akan meruntuhkan tatanan dunia yang sekarang ini serta menggoncangkan alam semesta ini hingga hancur berantakan, hal ini terjadi karena dunia telah dipenuhi dengan segala macam kejahatan dan manusia tidak lagi peduli dengan hal-hal rohani malah  sibuk  hanya mencari kepentingan yang menyangut urusan perutnya semata. Wahyu 20:11;21:1; mengulas bahwa bumi dihancurkan dengan api dan akan diganti dengan lagit baru dan bumi baru, apakah sebenarnya yang dimaksudkan dengan bumi baru ? sesungguhnya bumi baru adalah Surga tempat kediaman Allah sendiri. Segala sesuatu pastinya akan berakhir maka kita harus memastikan diri menjadi orang-orang warga Kerajaan Allah, sebab satu-satunya yang tidak tergoncangkan adalah Kerajaan Allah itu sendiri. Bagaimana kita bisa digolongkan sebagai warga Kerajaan Allah ?

1. Memiliki identitas sebagai Warga Kerajaan Allah

Untuk memiliki suatu identitas dalam kenegaraan tentunya syarat mutlak yang pertama berdasarkan kelahiran dan yang kedua memiliki kartu identitas, bagi warga Indonesia kartu identitas pribadi dinamakan KTP. Seorang warga negara asing dapat diakui sebagai warga negara Indonesia, apa bila telah mengurus identitas warga negaranya dan diakui oleh negara.

Bagaimana caranya mendapatkan identitas sebagai warga Kerajaan Allah ? Yesus berasal dari Kerajaan Allah dan Ia tidak pernah berbuat dosa sebab Ia adalah Allah sendiri, sedangkan kita manusia telah dilahirkan dengan benih dosa, akibat dosa satu orang kita semua jadi berdosa, itu sebabnya Yesus sendiri mengambil inisiatif untuk melakukan karya penebusan, supaya kita boleh dilahirkan kembali. Tanda seseorang telah lahir baru yaitu memulai hidup dalam pertobatan yang sungguh-sungguh. Sebagaimana menjadi warga negara di dunia yaitu perlu adanya pengakuan dari negara, maka untuk menjadi warga Kerajaan Allah yaitu adanya pengakuan dari Allah, supaya mendapatkan pengakuan dari Allah, kita haruslah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi.

Yohanes 1:12-13

1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah  , yaitu mereka yang percaya  dalam nama-Nya;  1:13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki , melainkan dari Allah.  

Maksud dari Yohanes 1:12-13 yaitu; "Ketika kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi kita, maka kita diberi kemampuan oleh Allah untuk hidup di dalam kekudusan, dan ketika kita   menjadi percaya kepada Yesus kita percaya bukan berdasarkan kata orang, ataupun bukan karena telah terlahir di keluarga Kristen tetapi menjadi percaya berdasarkan pengalaman pribadi dengan Allah sendiri.

2. Memelihara Keselamatan

Filipi 2:12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar ,bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir. 

Paulus mengajarkan kepada jemaat di Filipi untuk tetap kerjakan keselamatan, itu berarti keselamatan bisa hilang, dan kapan keselamatan bisa hilang ?

Ibarni 10:26-27

 10:26 Sebab jika kita sengaja berbuat dosa , sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu10:27 Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka. 

Jadi tidak ada sekali selamat tetap selamat.


GBU ALL

Senin, 27 April 2020

RENUNGAN






Markus 13:33 (TB)  "Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba.


Apa arti hati-hati ?
Menurut KBBI hati- hati mengandung arti waspada.Waspada sendiri selalu mengarah kepada suatu tindakan pencegahan terhadap  hal buruk yang kemungkinan terjadi agar hal tersebut tidak di alami, contoh selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah, dan rajin mencuci tangan untuk pencegahan terkenanya virus Covid 19

sedangkan berjaga-jagalah menurut KBBI mengandung arti tidak tidur semalam suntuk. Itu berarti mata selalu melek untuk melihat keadaan yang terjadi agar dapat terhindar dari hal yang tidak diinginkan, contoh hansip setiap malam berada di pos ronda agar tidak terjadi pencurian di kompleks perumahan tempat mereka bertugas.

Perkataan ayat di atas di maksudkan untuk  menghadapi nubuatan yang disampaikan Yesus kepada murid-muridNya yang telah ditulis di dalam Markus 13:24-27 yang bunyinya ;

"Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Dan pada waktu itu pun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dan akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung bumi sampai ke ujung langit.

Nubuatan tersebut tidak ada seorang pun yang tahu kapan akan terjadi, sebab kedatangan Anak Manusia seperti pencuri pada waktu malam itu sebabnya kita perlu melakukan pencegahan terhadap hal buruk agar tidak menimpa kita. Bagaimana cara pencegahannya ?

1.Bertobat ( Matius 3:2 )
2. Berdoa agar kita tidak jatuh dalam berbagai pencobaan ( Matius 26:41 )
3. Persiapkan minyak ( Matius 25:1-13 )
Minyak berarti urapan, urapan menggambarkan hadirat Tuhan, berbicara tentang hadirat Roh Kudus berarti berbicara tentang keintiman.



Minggu, 26 April 2020

RENUNGAN

Yohanes 3:14-15 (TB)  Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

Siapakah yang di maksud dengan Anak Manusia ? Ketika Yesus masih berada di dunia Ia menyebut diri-Nya sebagai Anak Manusia bukan berarti Yesus hanya manusia biasa.

Apakah yang di maksud dengan ular tembaga ? ular tembaga adalah monumen yang pernah di dirikan oleh Musa atas perintah Allah.

Bagaimana latar belakang ular tembaga di buat  ?

Dekat perbatasan Edom orang Israel yg memberontak menderita pagutan ular yg membawa maut sebagai hukuman dosa mereka, dan memohon Musa mensyafaati mereka di hadapan Allah, untuk menyelamatkan mereka dari ular itu. Lalu Allah menyuruh Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya di atas tiang, sehingga barangsiapa dipagut ular bila memandang kepada ular tembaga itu akan dapat hidup (Bil 21:4-9 )

Apakah yang di maksud dengan Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan ?

Ketika Bangsa Israel diselamatkan oleh karena memandang ular tembaga,maka dengan demikian mereka memuja ular tembaga, sehingga ular tembaga menjadi berhala dalam kehidupan mereka, jadi apakah benar yang dimaksud oleh ayat ini adalah tentang pemujaan kepada Yesus ?
atau ayat tentang penyembahan ?

Ini ayat sama sekali tidak berbicara tentang penyembahan, perhatikan dengan baik penjelasan di bawah ini ;

Ular tembagalah yang menyembuhkan mereka. Tembaga itu terang, kita membaca tentang kaki Kristus yang mengkilap bagaikan tembaga (Why. 1:15). Tembaga itu tahan lama, Kristus juga sama. Tembaga itu dibentuk menyerupai ular tedung, namun tidak berbisa, tidak memagut, jadi sangat cocok menggambarkan Kristus yang dijadikan dosa bagi kita namun tidak berdosa, dan yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa, namun tidak berdosa. Ia tidak berbahaya sama seperti ular tembaga. Ular adalah makhluk yang terkutuk, Kristus pun dijadikan sebagai kutuk. Apa yang menyembuhkan mereka mengingatkan mereka akan wabah yang mereka derita, demikian pula halnya di dalam Kristus dosa diperlihatkan kepada kita sebagai sesuatu yang paling ganas dan paling menakutkan.

. Ular tembaga itu ditinggikan di atas tiang, begitu pula Anak Manusia harus ditinggikan. Demikianlah Ia harus menderita dan ditinggikan (Luk. 24:26, 46),( Yohanes 12:32-33 ) ketika kita membaca Yohanes 12 : 32, kita terlalu terburu-buru menyimpulkan bahwa yang Yesus ajarkan bila ada penyembahan maka banyak orang akan datang kepada Bapa karena kesan yang muncul demikian, tapi bila kita melanjutkan dengan membaca ayat yang ke 33 yang berbunyi;   Ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati. Maka kita dapat mengerti bahwa yang di maksudkan oleh Yesus adalah mengenai kematian-Nya, ketika Yesus mengalami kematian di tiang kayu salib maka banyak orang akan datang kepada Bapa. Kembali kepada Yohanes 3: 14-15 Ketika Yesus mati disalibkan maka setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup kekal.




PHOTO KITA



Momen Ultah