Markus 13:33 (TB) "Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba.
Apa arti hati-hati ?
Menurut KBBI hati- hati mengandung arti waspada.Waspada sendiri selalu mengarah kepada suatu tindakan pencegahan terhadap hal buruk yang kemungkinan terjadi agar hal tersebut tidak di alami, contoh selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah, dan rajin mencuci tangan untuk pencegahan terkenanya virus Covid 19
sedangkan berjaga-jagalah menurut KBBI mengandung arti tidak tidur semalam suntuk. Itu berarti mata selalu melek untuk melihat keadaan yang terjadi agar dapat terhindar dari hal yang tidak diinginkan, contoh hansip setiap malam berada di pos ronda agar tidak terjadi pencurian di kompleks perumahan tempat mereka bertugas.
Perkataan ayat di atas di maksudkan untuk menghadapi nubuatan yang disampaikan Yesus kepada murid-muridNya yang telah ditulis di dalam Markus 13:24-27 yang bunyinya ;
"Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Dan pada waktu itu pun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dan akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung bumi sampai ke ujung langit.
Nubuatan tersebut tidak ada seorang pun yang tahu kapan akan terjadi, sebab kedatangan Anak Manusia seperti pencuri pada waktu malam itu sebabnya kita perlu melakukan pencegahan terhadap hal buruk agar tidak menimpa kita. Bagaimana cara pencegahannya ?
1.Bertobat ( Matius 3:2 )
2. Berdoa agar kita tidak jatuh dalam berbagai pencobaan ( Matius 26:41 )
3. Persiapkan minyak ( Matius 25:1-13 )
Minyak berarti urapan, urapan menggambarkan hadirat Tuhan, berbicara tentang hadirat Roh Kudus berarti berbicara tentang keintiman.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar