WELCOME TO BLOG WELCOME TO BLOGWELCOME TO BLOG WELCOME TO BLOG

Senin, 31 Agustus 2020

RENUNGAN

 Pengertian atau gambaran tentang anugerah iman, yang terdiri atas dua hal.

1. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan. Iman dan harapan berjalan bersama-sama. Hal-hal yang sama yang kita harapkan adalah juga hal-hal yang kita imani. Iman adalah keyakinan dan harapan teguh bahwa Allah akan menggenapi semua yang telah dijanjikan-Nya kepada kita di dalam Kristus. Keyakinan ini begitu kuat sehingga membuat jiwa seakan-akan memiliki hal-hal tersebut dan buah-buahnya pada saat ini, dan membuat hal-hal itu hidup di dalam jiwa, dengan mengecap buah-buah pertama darinya. Sehingga dalam menjalankan iman orang-orang percaya dipenuhi dengan sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan. Kristus berdiam di dalam jiwa oleh iman, dan jiwa pun dipenuhi dengan kepenuhan Allah, sejauh dapat ditampung olehnya pada saat ini. Jiwa mengalami sebuah kenyataan hakiki akan hal-hal yang diimaninya.

2. Iman adalah bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Iman menunjukkan kepada akal budi kenyataan dari hal-hal yang tidak dapat dicerna oleh mata jasmani. Iman adalah persetujuan teguh dari jiwa terhadap wahyu ilahi dan setiap bagian darinya, dan mencerahi jiwa bahwa Allah itu benar. Iman adalah persetujuan penuh akan semua hal yang telah diwahyukan Allah sebagai kudus, adil, dan baik. Iman membantu jiwa menerapkan semua itu pada dirinya dengan segala perasaan dan perbuatan yang sesuai. Jadi, iman dirancang untuk melayani orang percaya sebagai alat penglihatan, dan bagi jiwa, iman bertindak layaknya pancaindra bagi tubuh. Iman hanyalah pendapat atau angan-angan belaka jika ia tidak membuat nyata hal-hal yang tak terlihat bagi jiwa, dan menggerakkan jiwa untuk berbuat sesuai dengan hakikat dan pentingnya hal-hal yang tak terlihat itu.


Sumber Kamus Alkitab

EMBUN PAGI