KHOBAH PS JHONATAN LAKALAY
JENIS KHOTBAH: KHOTBAH TOPIKAL
I. PROLOG : Kalimat Pembuka dan Perkataan Janji Iman
II. PENDAHULUAN
A. KALIMAT PENGANTAR :
- Henok hidup bergaul dengan Allah sehingga tidak mengalami kematian
-Nuh hidup bergaul dengan Allah sehingga Ia dan keluarganya diselamatkan karena Ayub kedapatan berkenan dihadapan Allah.
-Ayub bergaul dengan Allah hingga hidup saleh dihadapan Allah.
B. KALIMAT PERALIHAN :
Orang Percaya seringkali membuka portal kejahatan sehingga makin jauh dari Tuhan tetap marilah kita memilih menjadi orang -orang yang memilih bergaul karib dengan Tuhan, sebab orang-orang yang bergaul karib akan menjadi pahlawan Iman
III. TEMA:
Menjadi Pahlawan Iman
IV. ISI KHOTBAH
KALIMAT PERALIHAN :
Mazmur 25:14 (TB) TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka. .
APLIKASI :
Itu berarti supaya perjanjian diberitahukan kepada kita Janganlah kita hidup tergantung pada gereja tetapi tergantunglah kepada Tuhan sepenuhnya supaya perjanjian-Nya diberitahukan kepada kita. Dengan demikian Kita diwajibkan menjadi orang-orang yang bergaul karib dengan Tuhan karena status kita warga sorgawi.
KALIMAT PENGHUBUNG :
Ibrani 11:16 (TB) Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.
Karena Allah tidak malu dengan orang-orang yang bergaul karib dengan-Nya maka orang tersebut dimungkinkan dapat menjadi Pahlawan Iman.
KALIMAT PERALIHAN :
Siapakah Pahlawan Iman itu ?
Mereka yang disebut Pahlawan Iman adalah mereka yang melakukan sesuatu
yang besar dengan penuh keberanian bahkan sampai harus mempertaruhkan dan mengorbankan nyawanya demi
mengikuti kehendak Tuhan sampai garis finish.
Mereka yang demikian mendapatkan sambutan yang baik dari Sorga.
ILUSTRASI : Anak Harvey Rafra ketika menjuarai karate disambut pemimpin ketentaraan dalam hal ini Danlanud Kabupaten Maluku Tenggara
KALIMAT PENGHUBUNG :
Ibrani 11:4 (TB) Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.
Ibrani 11:4,5,78,(TB) Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah. Karena iman, maka Nuh — dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan — dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya.
APLIKASI :
Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui. Orang-orang yang demikian Allah tidak malu terhadap mereka.
KALIMAT PENGHUBUNG :
Ibrani 11:16 (TB) Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.
APLIKASI :
Apa prestasimu membuat Tuhan senang ?
Dalam hidup kekristenan yang membuat Tuhan disenangkan saat kita kedapatan Kudus, dan orang-orang yang memelihara kekudusan hidupnya adalah Pahlawan Iman.
Bagaimana kita dapat menjadi Pahlawan Iman ?
1. Inginkan perkara-kara Ilahi
· Rela meninggalkan kenyamanan
· Rela menerima tanggung jawab Ilahi
Ayub 1:1.
Ada seorang laki-laki di tanah Us beranama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
Ayub 1:5 TB
Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: ”Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati.” Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.
2. Tetap percaya walaupun belum melihat
Ibrani 11:11 TB
Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia.
3. Punya prinsip hidup benar di hadapan Tuhan
Mazmur 15:1-5
15:1 Mazmur Daud. TUHAN, siapa yang boleh menumpang u dalam kemah-Mu ? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus?
15:2 Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya,
15:3 yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya;
15:4 yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi;
15:5 yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya.
V. PENUTUP
Ketika tiga hal di atas tidak dilakukan maka terjadilah ;
Kidung Agung 5:6
Kekasihku kubukakan pintu, tetapi kekasihku sudah pergi, lenyap. Seperti pingsan aku ketika ia menghilang. Kucari dia, tetapi tak kutemui, kupanggil, tetapi tak disahutnya.