WELCOME TO BLOG WELCOME TO BLOGWELCOME TO BLOG WELCOME TO BLOG

Minggu, 26 April 2020

RENUNGAN

Yohanes 3:14-15 (TB)  Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

Siapakah yang di maksud dengan Anak Manusia ? Ketika Yesus masih berada di dunia Ia menyebut diri-Nya sebagai Anak Manusia bukan berarti Yesus hanya manusia biasa.

Apakah yang di maksud dengan ular tembaga ? ular tembaga adalah monumen yang pernah di dirikan oleh Musa atas perintah Allah.

Bagaimana latar belakang ular tembaga di buat  ?

Dekat perbatasan Edom orang Israel yg memberontak menderita pagutan ular yg membawa maut sebagai hukuman dosa mereka, dan memohon Musa mensyafaati mereka di hadapan Allah, untuk menyelamatkan mereka dari ular itu. Lalu Allah menyuruh Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya di atas tiang, sehingga barangsiapa dipagut ular bila memandang kepada ular tembaga itu akan dapat hidup (Bil 21:4-9 )

Apakah yang di maksud dengan Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan ?

Ketika Bangsa Israel diselamatkan oleh karena memandang ular tembaga,maka dengan demikian mereka memuja ular tembaga, sehingga ular tembaga menjadi berhala dalam kehidupan mereka, jadi apakah benar yang dimaksud oleh ayat ini adalah tentang pemujaan kepada Yesus ?
atau ayat tentang penyembahan ?

Ini ayat sama sekali tidak berbicara tentang penyembahan, perhatikan dengan baik penjelasan di bawah ini ;

Ular tembagalah yang menyembuhkan mereka. Tembaga itu terang, kita membaca tentang kaki Kristus yang mengkilap bagaikan tembaga (Why. 1:15). Tembaga itu tahan lama, Kristus juga sama. Tembaga itu dibentuk menyerupai ular tedung, namun tidak berbisa, tidak memagut, jadi sangat cocok menggambarkan Kristus yang dijadikan dosa bagi kita namun tidak berdosa, dan yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa, namun tidak berdosa. Ia tidak berbahaya sama seperti ular tembaga. Ular adalah makhluk yang terkutuk, Kristus pun dijadikan sebagai kutuk. Apa yang menyembuhkan mereka mengingatkan mereka akan wabah yang mereka derita, demikian pula halnya di dalam Kristus dosa diperlihatkan kepada kita sebagai sesuatu yang paling ganas dan paling menakutkan.

. Ular tembaga itu ditinggikan di atas tiang, begitu pula Anak Manusia harus ditinggikan. Demikianlah Ia harus menderita dan ditinggikan (Luk. 24:26, 46),( Yohanes 12:32-33 ) ketika kita membaca Yohanes 12 : 32, kita terlalu terburu-buru menyimpulkan bahwa yang Yesus ajarkan bila ada penyembahan maka banyak orang akan datang kepada Bapa karena kesan yang muncul demikian, tapi bila kita melanjutkan dengan membaca ayat yang ke 33 yang berbunyi;   Ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati. Maka kita dapat mengerti bahwa yang di maksudkan oleh Yesus adalah mengenai kematian-Nya, ketika Yesus mengalami kematian di tiang kayu salib maka banyak orang akan datang kepada Bapa. Kembali kepada Yohanes 3: 14-15 Ketika Yesus mati disalibkan maka setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup kekal.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar