|
K |
etika Adam dan Hawa Hear The Footsteps Of The Lord God ( mendengar langkah kaki Tuhan Allah ) mereka lari bersembunyi karena ketakutan, itu sebabnya ketika Allah minta pertanggung jawaban atas kesalahan mereka yang dimulai dari Adam sebab ia adalah Imam dalam keluarga, tetapi sayangnya Adam throwing responsibility ( melempar tanggung jawab ) kepada Hawa dan Hawa melempar tanggung jawab kepada ular yang ditunggangi oleh iblis dan sejak Adam dan Hawa mengenal dosa maka seluruh manusia ada dalam keberdosaan bahkan manusia diwarisi ketakutan. Sebagai Anak Tuhan kita punya tanggung jawab mutlak untuk mengatasi fear ( rasa takut ).
Rasa Takut apa yang sering di alami oleh manusia ?
1. FEAR OF REJEKTION / TAKUT TERHADAP PENOLAKAN
Mengapa manusia takut terhadap penolakan ?
Manusia takut terhadap penolakan sebab manusia need to be loved ( butuh dicintai ), dan ketika hasrat dicintai tidak terpenuhi maka manusia mudah merasa feel hurt ( tersakiti ), itu sebabnya ketika ada nasihat, ataupun kritikan maka manusia lebih cendrung menolak, sebagai pembelaan diri. Ketika hati merasa tersakiti maka memberi pintu masuk buat dosa, ketika pintu dosa terbuka maka dengan mudahnya iblis mendakwa dan menipu.
Persoalan Iblis Mendakwa :
Contoh Tokoh yang mengalami dakwaan dari iblis :
YUDAS ISKARIOT
Tujuan Iblis mendakwa manusia agar manusia merasa tidak diterima oleh Allah, ketika manusia merasa tidak diterima oleh Allah maka manusia makin menjauh dari Allah, dengan demikian manusia kehilangan keselamatan.
Pekerjaan iblis bukan hanya sampai dibatas mendakwa tetapi ia juga menipu.
Persoalan menipu :
YOHANES 8:44c
Apabila
ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta
dan bapa segala dusta.
Itu sebabnya kita selaku anak Tuhan tidak boleh hidup dalam kebiasaan berdusta.
Mat
5:37 Jika ya, hendaklah kamu katakan:
ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu
berasal dari si jahat.
Tujuan iblis menipu manusia agar manusia menilai Allah dalam konotasi yang buruk.
Hawa ditipu iblis
Yesus telah mati untuk kita dengan demikian kita berada dalam kepastian akan keselamatan. Agar kita tidak terhakimi oleh iblis dan mudah ditipu oleh iblis, maka kita harus tetap tinggal di dalam Kebenaran dengan hidup di dalam kekudusan.
2. FEAR OF DANGER / TAKUT TERHADAP BAHAYA
Hal-hal bahaya yang mengancam manusia :
1. Bahaya kelaparan karena Krisis.
2. Bahaya Pertikaian Sosial/Kerusuhan.
3. Penyakit berbahaya.
Mengapa manusia takut terhadap bahaya ?
Manusia takut terhadap bahaya karena manusia sense of security ( butuh rasa aman ).
Selaku anak Tuhan harus lebih mengimani Bible ( Firman Tuhan ) dari pada mengimani hal buruk.
MAZMUR 91:5-7
91:5
Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang
terbang di waktu siang,
9:6
terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit
menular yang mengamuk di waktu petang.
9:7
Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,
tetapi itu tidak akan menimpamu.
9:8 Engkau
hanya menontonnya dengan matamu sendiri dan melihat pembalasan terhadap
orang-orang fasik.
Ini janji Allah buat Bangsa Israel, ketika mereka berlaku setia dengan hidup dalam takut akan Allah Bangsa Isael disebut sebagai umat Allah, demikian juga kita yang tinggal di dalam Kristus disebut sebagai umat Allah sehingga janji tersebut berlaku atas hidup kita.
3. FEAR OF SOMETHING THAT HAS NOT HAPPENED / TAKUT TERHADAP SESUATU YANG BELUM PASTI TERJADI
Takut terhadap sesuatu yang belum pasti terjadi mengarah kepada worry ( kekuatiran ), padahal Allah telah mengaruniakan berkat atas hidup manusia.
Untuk apa Allah menciptakan berbagai hewan dan tumbuhan ? bukankah untuk manusia ? berarti Allah telah menyediakan berkat buat kita.
Matius 6: 26 & 27
6:26 Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di Sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu ?
6:27 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya ?
Matius 6:26 & 27 mengandung dua unsur yaitu kebaikan Bapa dan nasihat Yesus yang mengarah kepada hidup dengan iman yang benar yaitu mengarah kepada Bapa.
PENGALAM AN ROHANI SEORANG AYUB
Ketika Ayub menang dari ujian hidup, Ayub mendapatkan pelajaran iman bahwa ketika ia menaruh rasa takut dalam hal ini rasa kuatir maka hal buruk yang ada di dalam pikirannya itu akan terjadi.
Hal yang patut kita lakukan adalah bersandar pada iman yang benar, supaya dapat bersandar kepada iman yang benar, maka Petrus mengajarkan ;
I
PETRUS 5: 7-9
5:7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya,
sebab Ia yang memelihara kamu.
5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si
Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari
orang yang dapat ditelannya.
5:9 Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab
kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan
yang sama.
Ketika kita punya iman
yang teguh berarti kita tunduk kepada Allah. Sebab tunduk kepada Allah bukan
hanya sebatas sujut secara fisik.
YAKOBUS 4:7
Karena itu tunduklah kepada Allah, dan
lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!
Iman yang teguh datang
dari Firman Allah dan ketekunan
ROMA 10:17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan
pendengaran oleh firman Kristus.
ROMA 5:4
dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan
uji menimbulkan pengharapan.
Kita memiliki harapan
yang besar ketika kita diuji dengan hal yang besar pula.
Jangan pernah biarkan ketakutan menguasai sebab ada Allah yang selalu menopang kita, cukup kita melakukan beberapa hal :
1. Hidup di dalam Kebenaran dengan tetap tinggal di dalam kekudusan.
2,. Serahkan Kekuatiran Kepada Allah.
3. Lawan Iblis dengan ketekunan Iman.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar