Sesampaiku di rumah aku di sambut seorang Nabi Tuhan, namanya Samuel, kemudian ia katakan kepada semua orang yang berada di rumah ku, inilah raja pilihan Tuhan, manusia memandang rupa namun Tuhan melihat hati, dan aku segera di urapi menjadi raja, benar-benar aku dikejutkan dengan peristiwa tersebut.
Beberapa bulan kemudian saat bangsaku di tantang oleh orang filistin yang tingginya enam hasta sejengkal
( kira-kira 3,2 meter ),saat itu ayahku memerintahkan aku untuk melihat keberadaan kakak-kakakku, orang filistin yang menentang tentara Israel namanya Goliat, ia berseru menantang prajurit Israel dengan berkata "mengapa kamu keluar untuk mengatur barisan perangmu? bukankah aku seorang Filistin dan kamu adalah hamba Saul? Pilihlah bagimu seorang, dan biarlah ia turun mendapatkan daku.
Jika ia dapat berperang melawan aku dan mengalahkan aku, maka kami akan menjadi hambamu; tetapi jika aku dapat mengungguli dia dan mengalahkannya, maka kamu akan menjadi hamba kami dan takluk kepada kami."
Pula kata orang Filistin itu: "Aku menantang hari ini barisan Israel; berikanlah kepadaku seorang, supaya kami berperang seorang lawan seorang."
Singkat cerita aku lah yang harus melawan si Goliat,ketika aku melawan Goliat,aku tidak mengandalkan kekuatan ku sendiri tetapi aku berperang dengan kekuatan dari Tuhan,dan aku lah yang keluar sebagai pemenang,aku yang hanya seorang yang masih sangat muda mampu mengalahkan Goliat yang telah mengalahkan banyak lawan, siapapun yang mengandalkan Tuhan dalam hidupnya pasti akan keluar sebagai pemenang.inilah kisahku.
Terinspirasi dari Kisah Daud
Tidak ada komentar:
Posting Komentar