SANG IMANUEL
Apakah normal ketika seseorang tiba-tiba merasa sepi di tengah-tengah keramaian? Tentunya hal tersebut hal yang normal dan wajar karena ruang hati dapat merasakan hampa, karena aktivitas yang berulang-ulang dan roh terlalu lama dibiarkan kosong tanpa Tuhan, terbukti selesai berdoa jadi normal kembali, itu berarti orang-orang yang mengalami demikian sedang membutuhkan Tuhan sebagai Sang Imanuel.
Ketika Allah menyertai, roh kita terisi dengan Roh Allah maka ruang hati kita tidak akan lagi terasa hampa, dengan demikian berlaku lah setia kepada Tuhan yang setia, Tuhan yang setia adalah Sang Imanuel.
Siapakah Sang Imanuel itu?
Sang Imanuel adalah Yesus yang sedang kita rayakan hari kelahiran -Nya.
Perhatikan ;
Matius 1:23 "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" — yang berarti: Allah menyertai kita.
Pernyataan yang ada di dalam Matius 1:23 adalah pernyataan dari Malaikat Tuhan yang mendatangi Yusuf di dalam tidurnya. karena Yusuf hendak meninggalkan Maria Tunangannya yang sedang hamil sebelum menikah. Dalam ayat tersebut dikatakan mereka akan menyebutnya Imanuel, sedangkan di ayatnya yang ke 21 menjelaskan Ia akan diberi nama Yesus.
Perhatikan:
Matius 1:21 Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."
mengapa ada unsur perbedaan diungkapkan oleh Malaikat? Ada unsur perbedaan karena nama yang disebutkan pertama yaitu Yesus yang artinya yang di Urapi sebagai nama identitas yang harus diberikan kepada Bayi yang sedang dikandung, sedangkan nama ke dua yang disebutkan adalah Imanuel yang berarti Allah beserta kita sebagai nama gelar, jadi saat malaikat menyebut mereka memberi nama Imanuel bagi Si Bayi, Malaikat memperkenalkan kepada Yusuf bahwa Bayi yang dikandung oleh Maria bukan manusia biasa tetapi Tuhan sendiri dan sebagai Sang Imanuel ada hal yang tentunya Yesus lakukan untuk orang percaya. Pertanyaannya tindakan nyata apa yang Yesus lakukan sebagai Sang Imanuel untuk menyertai orang percaya?
1. Yesus tinggal di dalam orang percaya.
Yohanes 17:21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
Yohanes 17:21 merupakan kehendak Yesus yg diungkapkan lewat doa kepada Bapa, alasan Yesus berdoa demikian adalah supaya dunia mengenal-Nya, karena yang bisa membuat seseorang tampil beda hanya pribadi Allah sendiri.
Setiap Orang yang tinggal di dalam Pribadi Yesus sebagai Sang Imanuel mendapatkan perhatian khusus.
Yohanes 15:7
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
Mengapa orang yang tinggal di dalam Yesus mendapatkan perlakuan khusus dalam hal doanya dikabulkan ?
Karena setiap orang yang tinggal di dalam Yesus tidak akan pernah meminta hal yang tidak sesuai dengan kehendak Bapa atas hidupnya.
Yakobus 4:3
Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.
Hawa nafsu yang dimaksud adalah berpusat pada diri sendiri untuk kepentingan kehormatan, kuasa atau kekayaan. itu berarti mengarah kepada hal mamon.
1 Yohanes 5:14 Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.
Seseorang mengetahui kehendak Allah atas hidupnya yaitu saat mereka membiarkan dirinya terus ada di dalam Pribadi Yesus dengan mendekatkan dirinya pada Yesus
Mazmur 25:14
TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.
Dengan demikian marilah jadi orang yang tetap tinggal di dalam Yesus dan Firman-Nya dengan cara bergaul Karib dengan Pribadi Yesus.
2. Yesus memberi kuasa buat orang percaya
Markus 16:17-18 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."
Markus 16:17-18 berlaku bagi setiap orang yang setia melayani Tuhan.
Sebab sebelum Yesus mengatakan hal demikian Yesus menyerukan hal mengenai Penginjilan. Penginjilan adalah bagian dari melayani Tuhan dan Tuhan selalu memakai orang -orang proaktif hingga Ia memilih setiap orang berdasarkan profesinya masing-masing.
Matius 4:18 Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.
Lukas 5:27 Kemudian, ketika Yesus pergi ke luar, Ia melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!"
Kisah Para Rasul 18:3 Dan karena mereka melakukan pekerjaan yang sama, ia tinggal bersama-sama dengan mereka. Mereka bekerja bersama-sama, karena mereka sama-sama tukang kemah.
Dari awal manusia diciptakan manusia diberi tanggung jawab untuk menjadi orang yang proaktif.
Kejadian 2:15
TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.
Mau disertai dengan tanda-tanda heran jadilah pribadi yang proaktif dalam melayani Tuhan.
3. Yesus berdoa agar Pribadi Penolong menyertai orang percaya.
Yohanes 14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
Pribadi yang dimaksud adalah Pribadi Roh Kudus.
Sebagai Penolong apa yang dilakukan oleh Roh Kudus untuk orang percaya?
Yohanes 14:26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
Yohanes 16:8 Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman
Mengapa manusia harus insaf?
Manusia harus insaf karena ketika Yesus datang sebagai manusia dan sebagai Imanuel Ia datang untuk menyelamatkan orang berdosa hingga Ia mau mengampuni setiap orang berdosa., tetapi, saat kedatangan-Nya yang ke dua, Ia datang untuk menghakimi manusia.
Perhatikan ;
Matius 16:27 Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.
Yohanes 5:29 dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.
Dengan demikian jadilah pribadi yang dekat dengan Pribadi Roh Kudus, yaitu melalui doa, penyembahan dan Pembacaan Firman Tuhan atau Alkitab.
Sang Imanuel yaitu Yesus Kristus Tuhan. dapat merasakan apa yang kita rasakan sebab Ia pernah menjadi manusia, hingga Ia pernah menjadi bayi yang lemah. Ia pernah menjadi anak yang perlu belajar, Ia pernah merasakan lapar. Ia pernah merasakan haus. Ia pernah dihianati, Ia pernah ditinggalkan, Ia pernah tidak diakui, Ia pernah dihina.
Karena itu Ia pantas disebut sebagai Sang Imanuel yang tinggal di dalam orang percaya. yang memberi kuasa bagi orang percaya dan menghadirkan Pribadi Penolong lewat doa-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar