PENDAHULUAN :
Manusia dikenal dari tiga
hal yaitu ;
* Penampilan fisik, penampilan fisik mengarah kepada dua hal diantaranya Jenis kelamin, dan ras, jenis kelamin yang ada hanya laki-laki dan perempuan.sedangkan ras menunjukan darimana rumpun seseorang, dan tentunya ras dari setiap bangsa berbeda, kategori ras diantaranya adalah ; ras negroid, orang berkulit gelap yang tinggal di daratan afrika, ras kaukasoid orang-orang berkulit terang atau putih yang tinggal di daratan eropa, ras malayan orang-orang berkulit langsat dan sao matang yang tinggal di daratan asia tenggara, ras asiatic mongoloid orang-orang berkulit kuning yang tinggal di daratan cina, jepang dan korea, sedangkan kita orang maluku adalah orang dengan ras melanesia, austronesia dan polinesia.
* Identitas
diri, identitas diri mengarah pada nama, dengan nama kita dengan mudah
mengetahui siapa yang dipanggil,
* Karakter
atau kepribadian. Dalam hal karakter atau kepribadian manusia ada dalam hal
positif dan ada dalam hal negatif, karena manusia tidak ada dalam kesempurnaan
namun jangan jadikan ketidaksempurnaan sebagai alasan untuk tidak berubah
karena Tuhan menghendaki kita ada dalam hidup yang benar, dengan demikian hidup yang benar haruslah menjadi bagian dari orang Percaya dan selaku orang Percaya haruslah dikenal sebagai orang yang hidupnya benar.
ISI :
Manusia dapat hidup benar
walau ada dalam keterbatasan, dan tokoh yang hidupnya benar yang dipelajari
saat ini adalah Ayub, lantas siapakah Ayub itu ? Ayub adalah seorang pria dari
tanah Us.
Ayub 1:1a Ada
seorang laki-laki di tanah us bernama Ayub
Ayub adalah nama dari bahasa
arab sedangkan dalam bahasa Ibrani disebut Yob atau Yobe yang artinya adalah
permusuhan, tidak ada catatan dalam Alkitab yang menjelaskan bagaimana sampai
ia diberi nama Ayub,Yob atau Yobe, tetapi dari arti dari namanya mengarahkannya
kepada permusuhan dengan dunia.
Tadi dijelaskan Ayub berasal
dari tanah Us, Us merupakan nama dari leluhur Ayub yang merupakan keturunan Sem
anak Nuh, lantas dimana letaknya tanah Us, letak tanah Us di daerah bangsa Moap
tinggal. Ratapan 4:21a Bergembira dan bersukacitalah,
hai puteri Edom, engkau yang mendiami tanah Us.
Sedangkan Edom adalah keturunan Esau, itu berarti tanah Us, bagian dari daerah yang ada di Moap. Moap dalam era moderen adalah Suriah, berarti Ayub adalah seorang arab yang hidupnya ada dalam kebenaran.
Bagaimana bentuk dari hidup yang
benar dari seorang Ayub ?
Ayub 1:1 Ada seorang laki-laki di tanah Us
bernama Ayub, orang itu saleh dan jujur, ia takut akan Allah dan menjauhi
kejahatan
Ayub
1:1 karakter ayub yang pertama yang disebutkan adalah saleh,
berarti bentuk dari hidup yang benar dari seorang
Ayub adalah ;
1.
KESALEHAN
Dalam teks asli yaitu dalam bahasa Ibrani kata kesalehan menggunakan kata Tam yang berarti sempurna, lengkap, hal benar yang patut dalam kesempurnaan dan harus lengkap dalam mengerjakannya yaitu ;
·
Ketulusan,
hingga tidak mudah berubah karena terkontaminasi,
·
Integritas
hingga tidak hanya tahu berkata tanpa dilandasi dengan perbuatan.
·
Mengasihi
Allah hingga tidak mudah kecewa dan meninggalkam Allah.
· Mengandalkan Allah hingga tidak mendatangkan kutuk.
Hal yang patut dicontohi dari Ayub yaitu Ayub dapat hidup benar dalam kesalehan dilingkungan orang-orang yang tidak mengenal Allah, dalam hal ketulusan, integritas, mengasihi Allah dan mengandalkan Allah. Untuk dapat hidup dalam kesalehan maka lakukanlah Mazmur 1:1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh.
Ayub 1:1 Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub, orang itu saleh dan jujur, ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan
Ayub 1:1 karakter ayub yang ke dua yang disebutkan adalah jujur, berarti bentuk dari hidup yang benar dari seorang Ayub adalah ;
2. KEJUJURAN
Dalam teks asli yaitu dalam bahasa Ibrani kata kejujuran menggunakan kata Yasar yang berarti lurus atau benar. Kebenaran dalam kaitan dengan kejujuran mengarah dalam hal perkataan, tindakan dan pikiran
Ayub 2:10 Tetapi jawab Ayub kepadanya:” Engkau berbicara seperti perempuan gila ! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk ? “ Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.
Ayat tersebut menunjukkan Ayub sanggup mengucapkan hal baik dalam situasi yang sulit, disuatu kesempatan karena pergumulan hidupnya tidak kunjung selesai malah semakin ada dalam kesulitan yang akhirnya Ayub mengutuk hari dia dilahirkan, tetapi mengapa Allah tetap melihat Ayub sebagai orang yang benar ? hal tersebut terjadi karena Ayub cepat bertobat .
Pertobatan Ayub dicatat di dalam Ayub 42:6 Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan
menyesal aku duduk dalam debu dan abu.
Karena pertobatan Ayub, Allah memulihkan keadaan
Ayub dalam dua hal yaitu;
· Ayub 42:10 Lalu Tuhan memulihkan keadaan Ayub, setelah ia
meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan Tuhan memberikan kepada Ayub dua kali
lipat dari segala kepunyaanya dahulu.
· Ayub 42:15 Di seluruh negeri tidak terdapat perempuan yang
secantik anak-anak Ayub, dan mereka diberi ayahnya milik pusaka di
tengah-tengah saudara-saudaranya laki-laki.
Ayub 1:1 Ada seorang laki-laki di tanah Us
bernama Ayub, orang itu saleh dan jujur, ia takut akan Allah dan menjauhi
kejahatan
Ayub 1:1 karakter ayub yang ke tiga yang disebutkan adalah takut akan Allah dan menjauhi kejahatan, berarti bentuk dari hidup yang benar dari seorang Ayub adalah ;
3. TAKUT AKAN ALLAH DAN MENJAUHI KEJAHATAN
Dalam teks asli yaitu dalam bahasa Ibrani kata takut Tuhan yaitu Yare Elohim yang artinya menghormati Allah, Setiap orang yang menghormati Allah menjaga kekudusan, sedangkan dalam teks asli yaitu dalam bahasa Ibrani kata menjauhi kejahatan yaitu Sara mera yang berarti menjauh, orang yang menjauhi kejahatan adalah orang yang menjauh dari dosa.
Ayub seorang yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan, sehingga Ayub menjadi orang tua yang baik dalam keluarga, Orang tua yang baik bukan hanya menafkahi anak-anaknya tetapi juga mengajak anak untuk ikut terlibat dalam mempersembahkan persembahan bagi Allah, dalam hal ini doa, penyembahan dan pembacaan Firman Tuhan, orang tua yang baik juga memberkati anak-anaknya.
Ayub 1:5 Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: "Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati." Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.
Ayub takut akan Allah dan menjauhi kejahatan membawa dampak positif pada diri Ayub yaitu dipuji oleh Allah dihadapan iblis.
Ayub 1:8 Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: ”Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorang pun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.”
Ayub 2:3 Firman TUHAN kepada Iblis: ”Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorang pun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ia tetap tekun dalam kesalehannya, meskipun engkau telah membujuk Aku melawan dia untuk mencelakakannya tanpa alasan.”
PENUTUP :
Pilihan yang terbaik dari hidup bukanlah menjadi sesuatu tetapi hidup yang benar dalam kesalehan, kejujuran, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan, supaya dapat dikenal sebagai orang benar, yang berujung pada pujian yang datang dari Allah..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar