Keluaran 19:6
Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."
Sebagai bagian dari maksud Allah bagi Israel ketika mengeluarkan mereka dari Mesir, mereka harus menjadi "kerajaan imam" (yaitu, dipisahkan dan dikhususkan untuk melayani Allah) dan suatu "bangsa yang kudus." Demikian pula, orang percaya di bawah perjanjian yang baru harus menjadi kerajaan imam (1 Pet 2:5-9 ) dan bangsa yang kudus, yaitu bangsa yang terpisah dari cara-cara fasik dunia ini sambil berjalan di jalan kebenaran dan kehendak kudus Allah.
Kekudusan merupakan standar Iman Kristen yang mutlak untuk dikerjakan, dan sangat mustahil dikerjakan oleh manusia yang telah ada dalam benih dosa, walau sulit untuk dikerjakan hal tersebut wajib untuk dikerjakan, jadi Kekristenan bukanlah hal murahan, sebab Kekristenan tidak hanya berbicara tentang keselamatan yang datang dari kematian Kristus, tapi Kekristenan juga berbicara tentang kekudusan hidup. Siapapun yang tidak Kudus dapat menerima konsekuensi yang tidak menyenangkan, itu sebabnya Alkitab mengajarkan kita untuk terus menjaga keselamatan.
Apakah kematian Kristus menjadi sia-sia, disebabkan oleh keselamatan yang hilang akibat ketidakkudusan ? Kematian Kristus tidak pernah sia-sia sebab lewat kematian Kristus banyak orang datang kepada Kristus ( Yohanes 12:32-33, dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku."Ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati.)
Ketika orang datang kepada Kristus dengan hati yang sungguh-sungguh mengasihi Kristus maka Kekudusan Kristus menjadi bagian dari mereka, sebab ketika Kristus diandalkan maka Kristus yang memerdekakan sehingga hal yang tidak mungkin menjadi mungkin ( 1 Yohanes 3:6, Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia ).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar